Home  / Peristiwa
TNI POLRI Bersama Satpol PP Rohul Kawal Warga yang Menggelar Aksi Damai
Rabu, 1 Juli 2020 | 12:26:35
ded/riaueditor.com
ROHUL, riaueditor.com - Tentara Nasional Indonesia Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR bersama personil Polres Rohul dan Satpol PP Rohul kawal puluhan warga Kelurahan Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (30/6/2020), gelar aksi damai di depan kantor Kelurahan Pasir Pangaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan tersebut dalam rangka mempertanyakan terkait bantuan terdampak COVID 19 yang diduga tidak transparan data dari pemerintah setempat.

Aksi puluhan warga terdiri kaum ibu-ibu dan lelaki, membawa berbagai foster dari kardus bekas yang berisi berbagai tulisan intinya mereka mempertanyakan ke pemerintah mengapa mereka tidak dapat bantuan dampak COVID 19. 

Aksi warga dimulai dari Taman Kota Pasir Pagaraian, ke Kantor Lurah Pasir Pagaraian, yang dilanjutkan aksi di depan Kantor Bupati Rohul.

"Kami kawal warga dalam melaksanakan aksi damai", kata Danramil 02 Rambah Kapten Inf Kasmir, Rabu (01/07/2020).

Kapten Inf Kasmir juga mengatakan, dalam pelaksanaan aksi damai warga dapat menjalankan aksinya dengan damai.

"Sesuai pantauan kami, warga menyampaikan aspirasinya berjalan dengan baik", paparnya.

"Ini merupakan bentuk TNI POLRI dan Satpol PP Rohul dalam memberikan pelayanan kepada warga", imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, aktivis Lisman.G dan Razali Nasution, mereka menyuarakan berbagai asipirasi dan kekesalan warga terkait pendataan penerima bantuan terdampak wabah COVID 19 sehingga, warga tidak dapat bantuan sementara mereka juga berhak mendapatkannya.

Warga dalam orasinya, sampaikan aspirasi ke Pemerintah, bahwa mereka warga terdampak bencana non alam yang terus menerus disampaikan oleh Pemerintah sejak pertengahan bulan Maret 2020 lalu. 

"Kami sudah mentaati aturan pemerintah, namun Pemerintah membagi-bagikan bantuan namun kami tidak diberikan. Kami meminta data penerima untuk tranparansi penerima sesuai undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik, juga tidak diberi", kata Lisman dalam orasinya.

Aksi damai masyarakat, mendapatkan pengawalan ketat dari personil Kepolisian, baik Polres Rohul, Polsek Rambah dan jajaran Polres lainnya termasuk dari TNI, Satpol PP dan Damkar, dan warga yang menggelar aksi diimbau mengenakan masker serta ikuti protokoler kesehatan 

Saat aksi, hadir Sekretaris Dinas Sosial P3A Rohul, Camat Rambah Arie Gunadi, Kasat Intelkam Polres Rohul, Kasat Sabara, Kasat Binmas, Danramil O2 Rambah, Lurah Pasir Pangaraian.

Camat Rambah Arie Gunadi sambut baik dan berterimakasih atas asipirasi yang disampaikan warga dalam aksi damai tersebut.

"Kami mewakili Pemerintah, berterimakasih atas asipirasi disampaikan masyarakat terkait bantuan tardampak COVID-19. Kami dari Pemerintah tetap dan selalu memperhatikan warganya, namun bantuan terdampak COVID-19 terbatas, tidak semua mendapatkannya, karena penyaluran bantuan sesuai peraturan yang ada," kata Arie Gunadi.

Sedangkan Lurah Pasir Pangaraian Dedi Kurniawan Saputra, juga memaparkan jenis bantuan dan jumlah warga penerima bantuan terdampak COVID-19 di Kelurahan Pasir Pangaraian. Ada Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI penyaluran dari Kantor POS dari yang diusulkan penerima 102 KK, penerima menjadi 91 KK, 11 KK lain dikembalikan di POS karena 11 KK itu dinilai warga mampu dan ada PNS.

Kemudian ada penerima PKH yang di data Terpadu Dinsos P3A ada 8 KK oenerima Sembako dari Pemkab Rohul,  BST dari Pemprov Riau yang sampai saat ini masih belum tersalurkan, ada Bantuan Sembako dari Provinsi Riau atau Kartu Keluaga Sejahtera (KKS) penerima 21 KK, bersamaan Bantuan Non Tunai (BNT) dari Pemerintah Pusat, dan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Penerima PKH sudah tetap, dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinsos P3A Rohul diterima setiap bulannya. Sedangkan Sembako Pemprov Riau KKS dan BNT itu bukan tunai, namun uangnya maauk di Rekening Bank  masing-masing Penerima setiap bulan sampai bulan Desember 2020 mendatang jelas Lurah Pasir Pangaraian.

Kemudian terkait data penerima bantuan COVID 19. Pihak kelurhan diberi waktu mendata hanya dua hari, namun bila data itu ada yang ganda penerima juga ada revisi. Terkait aksi warganya selaku lurah dirinya menerima aspirasi masyarakat.

Usai aksi di depan kantor Lurah, puluhan massa melanjutkan di depan Kantor Bupati Rohul. Warga juga menyampaikan aspirasinya disambut Kadinsos P3A Rohul Sri Mulyani, yang memaparkan terkait bantuan COVID-19 tersebut dari Pemerintah. 

"Penyaluran bantuan COVID-19 dilaksanakan sesuai aturan yang ada, Dinsos P3A Rohul hanya sebagai pengatur teknis sistim penyaluran ke warga saja", paparnya.

"Namun apa yang disampaikan warga, ini sebagai masukan dan evaluasi ke kami, dan bila bapak ibu merasa penerima, diharap datanya diberikan kepada RT, RW, Lurah Kades nya masing-masing untuk bisa di evaluasi lagi penerima bantuan terdampak COVID 19", ucapnya.(ded)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Trump Ungkap Kabar Mengejutkan Soal Vaksin Covid-19 AS
Beraksi di 6 TKP, Pelajar SMK Komplotan Jambret Tas Wanita di Pekanbaru Diringkus
Prajurit TNI Yonif 125/Simbisa Ikut Membantu Proses Pemakaman Warga
Rusia Klaim Rampungkan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Dokter Jadi Prioritas
Buka-bukaan Bill Gates, Mengapa Investasi ke Vaksin Corona?

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter