Home  / Peristiwa
Gegara Berhubungan Intim dengan Sepupu, Begini Kronologi Pembunuhan Perempuan Muda di Bantaeng
Senin, 11 Mei 2020 | 17:44:37
(Foto: Antara)
Evakuasi satu keluarga terduga kasus pembunuhan di Bantaeng.
BANTAENG - Kasus pembunuhan perempuan muda, Rosmini (18), di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilatarbelakangi `siri` atau malu atas sebuah aib. Sebab korban diduga telah berhubungan intim dengan saudura sepupunya.

Korban ditemukan sudah tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Sabtu (9/5/2020). Petugas gabungan dari polsek dan polres mendatangi TKP di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu. Awalnya beredar kabar ada warga yang mengamuk kesurupan di dalam rumah.

Selanjutnya Kapolsek Tompobulu bersama tim ke lokasi meminta orang di dalam rumah keluar, namun tidak ada tanggapan. Karena terkesan melawan polisi, petugas pun menembakkan gas air mata ke jendela kaca rumah tersebut.

Peristiwa itu pun menjadi perhatian warga sekitar. Penghuni rumah pun tidak bergeming dan tetap bertahan di dalam rumah. Karena dianggap genting, Kapolsek Tompobulu akhirnya berkoordinasi dengan melaporkan kasus itu ke Kapolres Bantaeng.

Sebab informasi yang beredar, warga yang kesurupan ini menyekap tiga korban. Tiba di lokasi, Kapolres mencoba melakukan tindakan persuasif agar tidak ada kekerasan bahkan memanggil ustasd dan tokoh agama untuk membantu tapi tidak diberi ruang.

Hingga akhirnya mengerahkan personel TNI dan Polri termasuk menyediakan tenaga medis dan ambulans. Beruntung, saat proses negosiasi, salah satu korban penyekapan berinisal I, berhasil meloloskan diri.

"Korban menceritakan ada pembunuhan di dalam rumah tersebut," kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, saat dikonfirmasi di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Senin (11/5/2020).

Petugas meminta warga menjauh dari lokasi, karena penghuni rumah enggan keluar. Petugas gabungan lalu melakukan langkah preventif dan mengeluarkan paksa para terduga pelaku tersebut.

Seluruh terduga pelaku berhasil diamankan lalu dipaksa naik ke mobil polisi. Sedangkan sandera berinsial U dan E mengalami luka serius pada bagian kepala ditangani tim medis.

Sebelumnya, seorang perempuan muda di Kabupaten Bantaeng, tewas diduga dibunuh oleh dua orang kakaknya. Para pelaku tega menganiaya adik kandungnya karena malu dengan hubungan gelap korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian berlangsung pada Sabtu (9/5/2020). Ada 14 orang, di antaranya ayah, ibu, saudara dan ipar serta korban. Lalu ada tiga lainnya kerabat korban.

Ketiga kerabat ini merupakan korban penyekapan oleh terduga pelaku untuk hadir memberikan kesaksian, sekaligus melihat proses eksekusi Rosmini oleh kedua kakaknya itu.

"Dari hasil olah TKP, korban meninggal dengan cara dipukuli kayu dan dibacok dengan golok," ujar dia.

Tim kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan jasad Rosmini sudah berlumuran darah. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti penanganannya.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Sebelum Dibunuh Siswi TK Diperkosa 2 Kali Terlebih Dahulu
Komandan Puspom TNI Serahkan Berkas Perkara Pembunuhan Anggota TNI ke Oditur Militer
Aksi Penyerangan Anak Buah John Kei: Tak Puas Hasil Penjualan Tanah, Perintahkan Bunuh Nus Kei
Kronologi Penembakan di Tangerang hingga Penangkapan John Kei
Penembakan di Green Lake City, Polisi Turut Tangkap John Kei

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter