Home  / Peristiwa
Polda Riau Tangkap Pelaku Pemeras Pengusaha Sembako yang Videonya Sempat Viral di Medsos Ditengah Gempuran Virus Covid 19
Senin, 27 April 2020 | 22:09:57
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Di saat Pemerintah Kota Pekanbaru sedang fokus dalam penanganan penyebaran virus Covid 19 dan pemberlakuan PSBB, beredar video viral aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang memeras pengusaha pergudangan Avian di Jalan Arengka, Kecamatan, Payung Sekaki, Pekanbaru.

Tak tanggung-tanggung kelompok premanisme berpayung serikat pekerja tersebut memeras pengusaha dengan mematok upah Rp 1 juta untuk membongkar minyak yang dikirim dari Medan.

Bila menolak membayar upah ke serikat pekerja tersebut, maka proses bongkar muat tidak boleh dilanjutkan dan menakut-nakuti pengurus gudang dengan mengancam akanmembakar truk bila tidak diberikan upah sesuai yang diminta. 

Pihak perusahaan yang merasa keberatan dengan ulah preman tersebut merekam video detik-detik bongkar muat yang dihentikan dan membagikannya ke facebook, Sabtu (25/4/2020).

Video berdurasi 2 menit 48 detik itu menjadi viral di media sosial (medsos), hingga Minggu Siang  (26/4/2020), video tersebut telah dibagikan 341 kali di facebook dan di beberapa Group WA.

"Kami selaku pengusaha, sangat resah terhadap tindakan pemerasan terhadap pelaku usaha di pergudangan tersebut. Mereka memeras dengan mematok upah bongkar muat dan mengancam karyawan gudang. Tolong ini menjadi perhatian petugas penegak hukum di Riau, khususnya Kota Pekanbaru. Kami pelaku usaha sudah sangat susah bertahan di tengah gempuran wabah virus Covid 19 ditambah lagi tindakan pemerasan ini," ujar pengusaha tersebut. 

Terkait video pemerasan yang viral ini, Satgas Gakkum Ditreskrimum Polda Riau yang dibentuk dalam penanganan penyebaran Covid 19, setelah mendapat informasi tersebut langsung bertindak cepat dengan menelusuri dan membekuk para pelaku premanisme itu. 

"Ada tiga orang yang diduga pelaku premanisme dalam video itu kita amankan," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Senin (27/4/2020).

Hasil pemeriksaan Ditreskrimum Polda Riau, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan di pergudangan Avian yang viral tersebut yakni, JH (52) dan ES (36), keduanya adalah Pengurus SPTI Tampan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, barang bukti rekaman video dan terduga pelaku, dua orang ditetapkan tersangka dan sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Sunarto. 

Sementara, untuk satu orang anggota SPTI lainnya yang sempat diamankan polisi untuk dimintai keterangan yakni BS (48), statusnya masih sebagai saksi.

Dalam kasus tersebut, pihaknya juga mengamankan kwitansi tanda terima uang dan 4 rekaman video yang berisi video tidak boleh bongkar barang karena tidak penuhi permintaan upah Rp 1 juta dan ancaman akan membakar truk jika upah tak diberikan.

Menurut keterangan Direskrimum Polda Riau Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, peran tersangka inisial JH sebagai orang yang melarang pengurus gudang untuk bongkar minyak goreng dalam truk tronton R-10 bila tidak dilakukan oleh tenaga bongkar yang dikelola serikat pekerja.

"Mereka meminta uang upah bongkar sebesar Rp 1 juta dan tidak boleh ditawar," ungkap Zain Dwi. 

Sedangkan peran tersangka ES  adalah orang yang mengancam akan membakar truk untuk menakuti pengurus gudang agar menuruti permintaan upah bongkar yang diminta para pelaku.

"Dari keterangan tersangka JH, uang hasil pemerasan diserahkan ke PAC SPTI Tampan sebesar Rp 500 ribu dan Rp 500 ribu sisanya ke pengurus Kota Pekanbaru, dan saat ini keterangan kedua pelaku masih terus dilakukan pendalaman," kata Zain Dwi.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 368 Jo 55 KUHP Subs 335 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara. (dri) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapolda Riau Kunjungi RS Aulia Pekanbaru Cek Penanganan Pasien Covid-19
Kapolda Riau Lepas 387 Personil Gabungan Buru Warga Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Ungkap Peredaran Gelap Narkoba, Polda Riau Amankan 2 Karyawan dan Seorang Pemandu Lagu di Imperial KTV Hotel Grand Central
Polisi Tangkap 3 Orang Komplotan Jambret di Pekanbaru, 1 di Dor, 2 DPO
Beberapa Kali Mangkir, Besok Polda Riau Jadwalkan Periksa Sihol Pangaribuan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter