Home  / Peristiwa
Dua Dokter Meninggal, Termasuk Satu PDP Virus Corona
Minggu, 5 April 2020 | 16:28:37
(KOMPAS/Heru Sri Kumoro).
IDI mengonfirmasi dua dokter meninggal dunia terkait virus corona. Satu di antaranya bahkan dirawat karena berstatus PDP. Ilustrasi.
JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengonfirmasi dua dokter meninggal dunia terkait virus corona (covid-19). Mereka adalah dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan Wahyu Hidayat dan dokter Heru Sutantyo.

Dokter Wahyu merupakan anggota IDI cabang Kabupaten Bekasi dan dokter Heru adalah anggota IDI cabang Jakarta Selatan.

"Dokter Wahyu dirawat karena (status) PDP covid-19, belum tahu postif. Dokter Heru belum ditelusuri," kata Wakil Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/4).

Kematian dokter Wahyu dan dokter Heru menambah daftar panjang tenaga medis yang meninggal dunia karena covid-19. Total, sudah 18 dokter meninggal dunia terkait dengan pandemi virus corona.

"Dokter sejumlah 18 orang, di luar dari dokter gigi ada empat orang terkait dengan covid-19, ada yang positif dan PDP," tutur Adib.

Adib menyatakan IDI menganjurkan para dokter untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) standar level 2 yang meliputi kacamata google, sarung tangan, masker n95, dan fesil.

Adib mendesak pemerintah untuk dapat memenuhi kebutuhan APD untuk para dokter. "Kalau kuantitas pasti kurang dan selalu dikeluhkan. Pemerintah mesti memfasilitasi mendorong industri dalam negeri untuk memasok APD," tegas Adib.

Adib juga menyatakan IDI akan membahas regulasi internal untuk mencegah penularan pada dokter yang bertugas.

"Kami akan bahas regulasi internal di dalam pelayanan, termasuk APD dan lainnya itu akan kami bicarakan. Mungkin berupa imbauan atau instruksi misalnya dengan usia tertentu jangan praktek," tutur Adib.

Berdasarkan informasi yg diterima PB IDI setidaknya ada 18 dokter yg dilaporkan meninggal krn Positif Covid19 dan PDP Covid hingga Minggu (5/4). Yakni:
1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)
2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)
3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)
6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)
11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Riau Nomor Dua Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia
Update Corona Riau 5 Juni, 117 Positif, 100 Orang Dinyatakan Sembuh
Update Corona 5 Juni: 29.521 Positif, 9.443 Sembuh
PDP dan ODP di Riau Terus Berkurang
Istri dan Menantu Gubernur Maluku Utara Positif Corona

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad