Home  / Peristiwa
Detik-detik Bentrok Ojol vs DC di Yogya versi Driver Online
Kamis, 5 Maret 2020 | 23:19:26
(CNN Indonesia/Safir Makki).
Ilustrasi ojek online.
JAKARTA - Ratusan pengemudi ojek online diduga terlibat bentrok dengan kelompok debt collector di kawasan Ringroad Utara, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (5/3). Bentrok itu terjadi sejak siang hingga sore hari.

Salah seorang pengemudi ojol yang enggan disebut namanya menceritakan, berdasarkan informasi yang dia dapat, peristiwa itu bermula pada sekitar pukul 13.00 WIB, ketika sejumlah orang diduga dari debt collector mendatangi kantor perwakilan salah satu ojol, di kawasan jalan Ringroad Utara Maguwoharjo Yogyakarta.

"Saya merapat (datang ke lokasi) untuk memantau situasi," kata dia kepada CNNIndonesia.com.

Namun, ia mengaku tak mengetahui secara persis peristiwa yang terjadi di sana. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB, sebagian oknum yang diduga debt collector lari ke kantor Polsek Depok Timur yang lokasinya beberapa ratus meter dari kantor perwakilan ojol.

Ketegangan kedua kelompok ini sempat mereda setelah polisi mengimbau massa membubarkan diri.

Namun tak berselang lama kemudian sebagian massa ojol melakukan konvoi mendatangi kantor debt collector di Jalan Wahid Hasyim.

Menurutnya, situasi kembali memanas, dan sempat terjadi aksi anarkis. Hanya saja ia enggan menjelaskan lebih detail.

Sementara pengemudi ojol lainnya, Dhe (bukan nama sebenarnya) mengungkapkan, bentrokan dua kelompok ini kembali pecah di kawasan Tambakbayan.

"Saya tidak tahu situasi pastinya seperti apa karena datang sekitar pukul 18.00 WIB dan kami dilarang mengambil gambar ataupun video," ucapnya.

Dhe menyebut sejumlah driver dilarang mengambil video untuk mencegah penyebaran di media sosial yang bisa membuat keadaan makin buruk.

Lihat juga: Polisi Buru Debt Collector Lain yang Bentrok dengan Ojol
Dia sendiri tak mengetahui soal jatuhnya korban dari pihak pengemudi ojol sebagaimana video yang beredar.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto meminta semua pihak menahan diri. Dia juga belum bisa memastikan ada tidaknya korban dalam peristiwa ini.

"Gini, sekarang yang terpenting bagaimana tercipta suasana kondusif dulu," kata dia.

"Kami bersama stakeholder lainnya sedang mengupayakan penyelesaian dari masalah ini, dengan demikian dimohon semua pihak agar menahan diri," harapnya.

Pihak-pihak yang tidak terlibat langsung dalam peristiwa ini, lanjut Yuli, hendaknya tak membuat situasi semakin tidak kondusif.

"Hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum pada peristiwa ini pasti akan dilakukan tindakan hukum yang proporsional," tegasnya. 

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ojol Protes Tito Karnavian Larang Bawa Orang Kala New Normal
Jon Jones Dukung Khabib Serang McGregor
Reklamasi Dinilai Jadi Pertarungan Kebijakan Jokowi dan Anies
Pemuda Pancasila dan PSHT Bentrok di Bekasi, 4 Motor Hangus
Taiwan Terancam Perang, Pesawat Bomber AS Dekati China

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad