Home  / Peristiwa
Ayah di Pekanbaru Bunuh Anak Kandung Setelah Dengar Bisikan Gaib
Senin, 17 Februari 2020 | 14:55:07
riaueditor.com
Petugas saat lakukan olah TKP.
PEKANBARU, riaueditor.com - Seorang ayah di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, tega membunuh anak kandungnya yang baru berusia tiga tahun.

Pelaku mengaku mendengar bisikan gaib hingga akhirnya tega mencekik anaknya menggunakan kawat hanger sampai mati.

Entah apa yang ada dipikiran ayah berinisial H (38), Perumahan Griya Cipta Blok L RT 03 RW 10 Keluarahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.

Tanpa alasan yang jelas, dirinya tega membunuh anak kandungnya berinisial P tersebut, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 10.30 Wib.

"Pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu`min Wijaya SIK MH melalui Kapolsek Tampan AKP Juper Lumbantoruan.

Dikatakan Juper, setelah menerima laporan pembunuhan di Jalan Cipta Karya, pihaknya langsung menuju ke TKP untuk mengamankan pelaku.

Dari hasil introgasi sementara, pelaku mengaku nekat membunuh anaknya karena mendengar bisikan bahwa, jika dia membunuh anaknya itu, maka istrinya yang tengah dirasuki setan (gendoruwo) bisa sembuh.

"Jadi dari bisikan itu mengatakan kalau pelaku membunuh anaknya, penyakit istrinya yang sedang dirasuki gendruwo bisa berpindah kepada anaknya itu. Jadi untuk mematikan gendruwo itu dia harus membunuh anaknya terlebih dahulu," kata Juper.

Lanjut Juper, adapun ritual yang dilakukan pelaku adalah mencekik anaknya menggunakan kawat hanger sampai mati.

Setelah menghabisi nyawa anak kandungnya tersebut, pelaku kemudian memasukkan lembaran kertas Al-Qur`an kedalam mulut anaknya dan kertas itu dibakar.

"Motif pelaku masih terus didalami, karena harus melibatkan dokter untuk mengetahui kesehatan kejiwaan dari si pelaku. Dan saat ini pelaku akan diperiksa psikologisnya, apakah dia melakukan dengan sengaja atau bagaimana," tambah Juper. (dri)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Ingatkan Daerah Agar Pikirkan Ketersediaan Pangan Sebelum Karantina Wilayah
Penyemprotan Disinfektan Upaya Pemutusan Rantai Penyebaran Virus Corona
Kesal Karena Menangis, Ayah di Pekanbaru Bunuh Anak Tirinya yang Berumur 3 Tahun
Lawan Corona, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyemprotan Desinfektan
Empat Pelajar di Inhu Tenggelam, Dua Tewas, Dua Belum Ditemukan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad