Home  / Peristiwa
Pak De Meregang Nyawa Ditangan Pemandu Lagu di Kedai Tuak
Jumat, 27 Desember 2019 | 23:03:17
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Tim gabungan reskrim Polres Pelalawan bersama Polsek Pangkalan Kerinci mengamankan pelaku dengan berinisial AT (18) wanita pemandu lagu warga Kerinci kanan, Siak yang melakukan penganiayaan berat  hingga menghilangkan nyawa pelanggan inisial M alias pak De (48), pada Kamis  (26/12/2019) pukul 01.30 Wib dini hari kemarin. 

"Kita sudah amankan AT sebagai pelaku penganiayaan berat terhadap korban. Penangkapan tidak butuh lama, pelaku diamankan di rumah temannya di Jalan Seminai Kecamatan Kerinci," terang Kapolres Pelalawan AKBP M Hasyim Risahondua SIK,MSi kepada awak media saat konfrensi pers, Jumat (27/12/2019). 

Dikatakan Kapolres, kejadian berawal saat pak De berkunjung ke tempat kejadian (kedai tuak Marsanda, Red), di Jalan Koridor PT RAPP KM 1 Kecamatan Pangkalan Kerinci untuk mencari hiburan sambil minum tuak. 

Lagi asyik, pelaku AT yang berprofesi pemandu lagu kedai tuak ribut adu mulut dengan teman satu profesinya D. Melihat keributan tersebut, korban sebagai pelanggan di sana berusaha melerai keduanya.

Sempat reda sesaat, pelaku langsung mengambil botol bekas minuman dan dipecahkannya ke tiang warung tuak tersebut dan lalu menarik ke atas meja. Setelah pecah, bekas pecahan tersebut ingin dilemparkan kepada D. 

Malangnya bukan mengarah ke D, malah botol pecahan tersebut terkena korban M persis di leher sebelah kiri dan korban mengalami pendaharaan. 

"Melihat kondisi pak de yang berdarah-darah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih oleh D, namun sesampai di sana korban sudah tak bernyawa, alias meninggal dunia," ujarnya.

Kapolres menyebutkan, usai kejadian pelaku langsung kabur menuju rumah temannya dengan maksud bersembunyi, dan tersangka mempunyai dua alamat tempat tinggal yakni di Jalan Lintas Timur Desa Bukit Agung Kecamatan Kerinci, Kabupaten Siak dan Jalan Langgam KM 1 Gang Melati Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. 

Menurut informasi yang didapat dari para saksi, tersangka dan korban dalam keadaan mabuk tuak. 

"Atas kejadian tersebut, kita mengamankan barang bukti berupa pecahan botol minuman, sendal swallow warna biru milik korban dan baju warna merah belang-belang. Tersangka dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh tahun," tutupnya.(ZoelGomes)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kebakaran Hanguskan Dua Unit Rumah di Desa Tandun Rohul
Bertemu Dua Menteri, Kepala Bakamla RI Sampaikan Keinginan Presiden RI
Ditpolair Polda Riau Amankan Dua Speed Boat Bermuatan 50 Tin Rokok Ilegal
Berkunjung ke Indonesia, Duo Marquez Rilis 2 Motor Honda
Edarkan Sabu, Penjaga Warung Diamankan Polisi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad