Home  / Peristiwa
Ratusan Warga Kabun Ultimatum PT Padasa Patuhi SK Kemenhut RI 2013
Selasa, 3 Desember 2019 | 22:13:18
ded/riaueditor.com
ROHUL, riaueditor.com - Ratusan warga Desa Kabun yang tergabung dalam Koptan Kabun Tuah Bersama, Kecamatan Kabun, Senin (2/12/2019) hingga Selasa (3/12/2019), gelar aksi pajang sepanduk meng-ultimatum manajemen PT Padasa Enam Utama (PEU) agar memenuhi tuntutan masyarakat.

Dimana sebelumnya, 311 masyarakat Desa Kabun Kecamatan Kabun mewakili 980 Kepala Keluarga (KK), telah mengajukan gugatan perdata PT Padasa Enam Utama ke Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, terkait konversi 20 persen lahan kawasan hutan produksi yang belum direalisasikan perusahaan.

Aksi warga tersebut mendapat dukungan Kades Kabun, Amri. Kades berharap perusahaan agar menghargai upaya mediasi jilid 2 yang dilakukan PN Pasir Pangaraian atas gugatan perdata masyarakat terhadap pihak PT PEU.

Alaidin selaku Korlap yang mendampingi masyarakat saat ajukan gugatan perdata ke PN Pasir Pnagaraian, hingga mediasi jilid 2 menyatakan, aksi pajang sepanduk yang dilakukan warga sebagai bentuk ultimatum ke perusahaan agar menjalankan apa yang sudah diatur dalam SK Kemenhut RI 2013. 

"Intinya masyarakat menuntut diserahkannya konversi 20 persen lahan kawasan hutan produksi yang belum direalisasikan perusahaan ke masyarakat. Aksi itu untuk berikan ultimatum ke perusahaan," kata Aladin.

Bahkan Alarin menyatakan, masyarakat mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi Jika perusahaan tidak merespon atau tidak memberikan keputusan yg di kehendaki sesuau SK Kemenhut RI 2013 tersebut.

"Bila perusahaan tetap tidak menyerahkan lahan konversi sekitar 667,8 hektar ke masyarakat, masyarakat Desa Kabun akan memblokir akses jalan menuju ke perusahaan," kata Aladin sesuai tuntutan warga.

"Bukan hanya blokir jalan menuju perusahaan, masyarakat Kabun juga akan menduduki dan meyegel kantor kebun PT PEU," ungkap Aladin didampingi Agustiar.SH dan M.Husni. 

Pekan lalu, warga Desa Kabun, tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan) Kabun Tuah Bersama‎, resmi menggugat perdata PT. PEU ke PN Pasir Pangaraian, dengan Nomor Perkara P.45/PDT-G/2019/PN.Psp, tanggal 27 September 2019, diajukan melalui kuasa hukumnya Surya Darma S.Ag, SH, MH dan Rekan.

"Dengan itikad baik masyarakat, maka perusahaan agar menyerahkan konversi 20 persen lahan PT PEU yang nantinya dibagikan Ke 980 Kepala Keluarga (KK) di Drsa Kabun," tegas Aladin.(ded)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ceriakan Warga Baburia, Satgas Yonif 413 Bremoro Berikan Alkitab dan Baju Layak Pakai
Kapolsek Ukui Bersama Warga Goro Pembangunan Masjid Al Muttaqin
Rakyat Thailand Turun ke Jalan Menuntut PM Prayut Mundur
Semakin Tak Pedulikan HAM, KKB Papua Kembali Serang Warga Hingga Tewas
Cegah Klaster Pemilu Tahun 2020, KPU Bengkalis Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter