Home  / Peristiwa
Operator Tewas Akibat Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi
Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:09:54
(Istockphoto/jccommerce)
Ilustrasi Kebakaran Pipa Minyak.
JAKARTA - Seorang petugas operator alat berat dikabarkan tewas akibat kebakaran pipa minyak di lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kebakaran itu terjadi di area kilometer 129 Tol Purbaleunyi, Kota Cimahi, Selasa (22/10).

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi menduga petugas yang tewas tersebut sedang mengoperasikan alat berat dengan menancapkan benda keras hingga mengenai pipa minyak milik Pertamina.

"Kejadiannya dari sekitar pukul 14.00 WIB, sekarang sedang ditangani, menunggu dari pihak Pertamina yang khusus memadamkan api yang berasal dari pipa Pertamina," kata Rudy di lokasi kejadian dikutip Antara.

Petugas yang tewas itu diduga warga negara asing bernama Li Xuangfeng saat sedang mengoperasikan alat berat tersebut. Hingga kini petugas pemadam masih berupaya memadamkan api dan mencari jasad korban.

Berdasarkan pantauan CNN Indonesia TV di lokasi kejadian, asap hitam masih membumbung tinggi. Sementara titip api sulit dijangkau petugas pemadam kebakaran.

Arus kendaraan di jalan tol pun diberlakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kebakaran yang cukup dekat dengan jalan tol.

Masyarakat terlihat ramai menyaksikan kebakaran yang terjadi karena asap mengepul cukup besar ke langit. Asap hitam akibat kebakaran tersebut juga dapat terlihat dari kejauhan.

Corporate Communication & Community Development Group Head, Dwimawan Heru mengatakan pada pukul 14.00 WIB, kebakaran hebat pipa bahan bakar Pertamina terjadi di lokasi pekerjaan Kereta Cepat Jakarta Bandung PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jalan Tol Padaleunyi arah Cileunyi, Jawa Barat.

"Kebakaran diakibatkan adanya bored pile PT KCIC yang mengenai pipa bahan bakar Pertamina yang menghubungkan Bandung - Cilacap," kata Dwimawan melalui keterangan tertulis, Selasa (22/10).

Dwimawan mengatakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga Cabang Purbaleunyi berkoordinasi dengan Kepolisian turut melakukan rekayasa lalu lintas.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kasus Korupsi Proyek Pipa, Wakil Bupati Bengkalis Akhirnya Menjadi Tersangka
Pertamina Ramal Laba Bersih Perusahaan Anjlok Rp5 T pada 2019
Dilarang Uni Eropa, Pertamina Batal Bangun Kilang dengan ENI
Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolda Riau Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla
Hampir Dua Pekan Kebakaran Lahan Gambut di Rupat Belum Padam

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad