Home  / Peristiwa
Pengurus Masjid Al Ittihaad Tebet Dijemput Paksa Polisi
Selasa, 21 Mei 2019 | 17:19:46
Ilustrasi. (Adhi Wicaksono)
JAKARTA - Pengurus Masjid Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Budiono dijemput paksa petugas Polda Metro Jaya pada Senin (20/5) malam. Hal itu diutarakan Wakil Sekretaris Masjid Al Ittihaad, Rustam.

"Semalam ada penangkapan, iya," ujar Rustam saat ditemui CNNIndonesia.com, Selasa (21/5).

Rustam mengatakan Budiono dijemput petugas sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu pula, istri Budiono mendampingi sang suami ke Polda Metro Jaya.

"Istrinya enggak diperiksa. Bukan orang yang ditangkap juga, hanya mendampingi," ucap Rustam.

Rustam enggan bicara penyebab Budiono dijemput paksa petugas. Dia hanya membeberkan Budiono dijemput saat berada di rumahnya yang tak jauh dari masjid.

Rustam membenarkan bahwa Masjid Al Ittihaad menampung massa dari berbagai daerah yang ingin mengikuti aksi pada 22 Mei di depan kantor KPU dan Bawaslu. Namun, dia enggan menduga-duga Budiono ditangkap karena alasan menampung massa dari luar daerah yang ingin singgah.

"Saya enggak tahu, ya. Belum bisa bicara juga. Kan, orangnya juga masih di Polda. Belum pulang. Mudah-mudahan enggak ada apa-apa," ucap Rustam.

Pantauan CNNIndonesia.com, pada Selasa (21/5) sore, tidak tampak massa aksi dari luar daerah yang singgah di Masjid Al Ittihaad. Suasana tidak berbeda seperti hari biasanya.

Rustam mengatakan masjid Al Ittihaad memang kerap dijadikan tempat singgah oleh masyarakat dari luar daerah. Misalnya, ketika Aksi 411 dan 212 pada 2016 lalu.

"Kalau sekarang sudah pindah ke masjid lain karena ada kejadian semalam, supaya aman," ucap Rustam.

Informasi yang beredar melalui media sosial, ada 27 masjid di Jakarta yang akan dijadikan tempat singgah bagi peserta aksi 22 Mei. Sejumlah masjid sudah memberikan izin peserta untuk menginap. 

Masjid Al Falah Bendungan Hilir, Masjid Baitul Karim Kebon Kacang, dan Masjid Al Abror Pejompongan di antara 27 masjid yang mengizinkan peserta untuk menginap. 

Di lokasi lain, massa aksi mulai berdatangan di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, tak jauh dari Kantor KPU. Mereka berkumpul di dekat pagar beton dan kawat berduri, tepat di depan Jalan HOS Cokroaminoto.

Massa aksi itu tidak datang berbarengan, tetapi dalam kelompok-kelompok kecil berjumlah dua hingga lima orang. Meski sudah mulai berdatangan sejak pukul 13.30 WIB, jumlah massa yang berkumpul di dekat KPU tidak terlalu banyak.

Kebanyakan dari mereka mengenakan baju putih, peci, serban, kerudung panjang dan gamis. Ada juga beberapa di antara mereka yang mengenakan pakaian hitam ala jawara Betawi.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Komnas HAM Sebut 2 Korban Tewas Aksi Rusuh 22 Mei Tertembak Peluru Tajam
Wiranto Minta Ryamizard Tak Spekulasi Rencana Pembunuhan
Hasil Autopsi Jasad Harun Al Rasyid Ditemukan Luka Tembak
Kapolri Sebut Luhut Cs Diancam Dibunuh, Menhan Tak Percaya
Polisi Sebut Perusuh Hendak Bunuh Wiranto, Luhut, BG, Gories

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad