Home  / Peristiwa
Menghilang 6 Hari, Jasad Lelaki Tua Ditemukan Mengambang di Areal Kebun Sawit
Selasa, 12 Februari 2019 | 12:38:31
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Seorang lelaki tua bernama Suripno (76) beralamat komplek perkantoran Bhakti Praja Kabupaten Pelalawan yang pergi dari rumah sejak 6 Februari 2019 lalu ditemukan tak bernyawa dengan jasad mengamang di areal perkebunan sawit yang terendam banjir, milik KUD Tuah Negeri Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan pada Senin, (11/22019) sekira pukul 08.00 wib.

Informasi yang dirangkum riaueditor.com dari Humas Polres Pelalawan, bermula dari informasi masyarakat atas penemuan mayat, personil Polsek Pangkalan Kerinci beserta personil Identifikasi Polres Pelalawan dipimpin Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Usril SH,MH melakukan cek TKP terhadap kebenaran informasi tersebut.

Dari hasil pengecekan di lapangan bersama Sekdes Desa Kuala Terusan, Kawi dan masyarakat diketahui korban meninggal dalam keadaan telungkup, wajah sudah membengkak dan sudah membusuk serta mengapung di areal perekabunan sawit milik KUD Tuah Negeri yang terendam banjir.

Dari hasil koordinasi dengan masyarakat, Elliyani Dalimunthe yang pernah melaporkan orang tuanya hilang, tidak diketahui keberadaannya sejak hari Rabu (6/2/2019). Setelah dilakukan pemeriksaan oleh suami Elliyani Dalimunthe yakni Zainal membenarkan bahwa mayat laki-laki tersebut ialah orang tua mereka. Selanjutnya jasad korban dievakuasi dari TKP.

Menurut keterangan Elliyani Dalimunthe bahwa korban mengalami pikun, sebelumnya korban juga pernah hilang meninggalkan rumah, dan tidak kembali. Karena ada yang mengenal dan melihat korban di Jalan Seminai Pangkalan Kerinci maka korban kembali ke rumah. Sejak tanggal 6 Februari 2019 lalu korban kembali pergi meninggalkan rumah hingga sekarang.

Diduga korban meninggal karena kelelahan mengingat usia korban sudah 76 tahun dan tidak mengetahui arah jalan pulang karena sudah pikun.

Dikarenakan kondisi jalan digenangi air sehingga tidak dapat dilalui dengan kendaraan maka saat ini korban masih dalam perjalanan dengan cara menggotong korban menggunakan kantong jenazah dan nantinya langsung di bawa ke rumah anak korban Eli di Jalan Lintas Timur KM.55 Kabupaten Pelalawan. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi. (zoel)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Raja Sapta Oktohari Terpilih Jadi Ketua KOI
Pemkab Rohil Bantu Petani Kembangkan Ternak Sapi
Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Serahkan Bantuan Korban Gempa
Daftar Harta Kekayaan Ketua MPR, DPR dan DPD
Calon Pimpinan MPR RI Bermunculan: HNW Sampai Arsul Sani

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad