Home  / Peristiwa
Mantan Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Diperkosa Atasan 4 Kali hingga Nyaris Bunuh Diri
Jumat, 28 Desember 2018 | 17:53:55
(Foto: Suara.com)
RA, mantan karyawati BPJS Ketenagakerjaan yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual dan pemerkosaan oleh atasannya.
JAKARTA - Sungguh malang nasib yang menimpa RA. Pasalnya mantan pegawai BPJS Ketenagakerjaan itu harus menelan pil pahit akibat menjadi korban kekerasan seksual oleh atasannya sendiri di tempat dia bekerja.

Akibat ulah bejat atasannya itu, RA bahkan sempat merencanakan untuk melakukan bunuh diri, karena sudah tidak tahan dengan perbuatan atasannya tersebut.

RA yang masih berusia 27 tahun tersebut mengaku masuk kerja sebagai karyawati di BPJS Ketenagakerjaan mulai April 2016 silam. Sejak saat itulah, ia sering mengalami pelecehan seksualnya oleh atasannya berinisial SAB, yang menduduki jabatan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

Diperkosa Empat Kali

Selain itu, RA mengaku menjadi korban pemerkosaan empat kali yang dilakukan SAB di empat lokasi berbeda saat sedang melakukan perjalanan dinas. Akibatnya RA sempat mau bunuh diri pada tanggal 2 November 2018 karena perilaku bejat atasannya.

"Saya betul-betul merasa putus asa dan mencoba melakukan percobaan bunuh diri. Saya ingin mereka yang menzalimi saya tahu, bahwa saya mengakhiri hidup saya karena apa yang mereka lakukan," kata RA di Kantor SMRC, Jalan Cisadane, Jakarta Pusat, Jumat, (28/12/2018).

Namun karena bujukan salah satu rekan kerjanya, RA kemudian mengurungkan niatnya itu. Sejatinya RA sudah mengadukan persoalan itu kepada Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang lain. Tapi sayang, tidak ada penyelesaian yang jelas dari yang bersangkutan.

Sebenarnya RA takut untuk menceritakan persoalan yang dialaminya kepada siapapun. Pasalnya RA takut kehilangan pekerjaannya. Sebab, SAB dikenal sangat berkuasa di tempat ia bekerja.

"Saya takut kehilangan pekerjaan di Dewan BPJS TK yang merupakan sumber penghasilan yang saya andalkan untuk hidup saya."

Sebelumnya RA bercerita, dirinya menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan atasannya di luar kantor. Tak hanya di luar kantor, SAB sering melakukan aksi bejatnya di kantor kepada RA.

"Di kantor ia berulangkali memaksa ciuman. Dia juga meminta saya memegang kemaluannya atau memegang bagian-bagian tubuh saya yang sama sekali tidak layak dilakukan seorang atasan terhadap bawahan," kata RA.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ngotot Bertahan, Polisi Angkut 40 Eks Karyawan PT Freeport
Koordinator Khusus PBB Tinjau Area Operasi Pasukan Garuda di Perbatasan Lebanon-Israel
Janda Muda Digilir 8 Pemuda di Rumah Panggung
Serda Supriyadi Koramil 04/Lima Puluh Berikan Wasbang Kepada Karyawan PT Trakindo
Satgas Pamtas Yonif Gelar Pengobatan Massal Bagi Masyarakat Perbatasan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad