Home  / Peristiwa
Kronologis Bentrok Warga dengan Karyawan PT BBSI Inhu
Kamis, 20 Desember 2018 | 12:25:15
ist.
INHU, riaueditor.com - Bentrokan fisik terjadi antara karyawan perusahaan PT Bukit Betabuh Sei Indah (BBSI) dengan warga desa Desa Talang Tujuh Buah Tangga kabupaten Indragiri Hulu (Inhu, Riau mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka di kedua belah pihak.

Peristiwa bentrok antara warga yang berprofesi sebagai petani (pekebun) dengan karyawan PT BBSI terjadi di Dusun IV Perjuangan Desa Talang Tujuh Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim, Rabu 19 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di areal milik PT BBSI.

Hal ini dibenarkan Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIk melalui PS Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran, Rabu (19/12/2018). Kronologis kejadian itu, kata Misran, sekira pukul 11.00 WIB siang tadi karyawan PT BBSI melakukan kegiatan penggalian atau pemutusan akses jalan kebun masyarakat ke akses lokasi milik PT BBSI di desa tersebut.

Sekira pukul 13.00 WIB, sebanyak 30 petugas keamanan PT BBSI tiba ke lokasi alat berat yang sedang bekerja. Selang tidak berapa lama, warga tempatan yang berjumlah 50 orang juga turut mendatangi lokasi tersebut untuk mencoba menghentikan alat berat.

"Sekitar pukul 13.30 WIB pihak keamanan dengan masyarakat sekitar cekcok di lokasi tersebut. Sebanyak 5 orang terluka dari bentrokan itu, yakni 1 orang dari pihak perusahaan dan 4 orang dari warga masyarakat," jelas Misran.

Korban dari pihak keamanan bernama Muba Siahaan mengalami luka robek di bagian kepala. Sedangkan 4 orang mengalami luka-luka akibat dipukul dan ditendang oleh pihak keamanan, antara lain Anggiat Sinaga (26), Parlin Sinaga (29), Rampatua Naibaho (50) dan Binus Turnip (64).

"Kepada petugas, keempat korban dari masyarakat yang terluka itu mengaku terkena tendangan dan pukulan dari pihak security PT BBSI. Selain itu, pihak keamanan juga mengamankan 1 orang warga masyarakat," ujar Misran.

Atas kejadian itu, lanjut Misran, Kapolsek Kelayang AKP Rinaldi Parlindungan SH melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan melalui Humas PT BBSI, Warman. Kepada Warman, Rinaldi menyampaikan himbauan agar menghentikan aktivitas perusahaan terlebih dahulu guna mengantisipasi bentrok lanjutan.
 
"Kapolsek Kelayang meminta masyarakat agar menahan diri, untuk mencegah hal-hal yang melanggar hukum," ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Talang Tujuh Buah Tangga Bripka JF Hutabarat melakukan koordinasi dan penggalangan kepada masyarakat dan perangkat desa guna meredam aksi lanjutan di lokasi bentrok.(*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pemkab Inhu Tolak Perpanjangan HGU PTPN V
Kena Peluru Nyasar Polisi, Warga Lampung Dilarikan ke RS
Warga Desa Balung Serbu Bazar Murah Koperasi Kodim 0313/KPR
Penyelidikan Dua Alat Berat di Kawasan Hutan TNTN Tak Jelas
Ikut Mendukung TMMD ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Bersama Warga Goro Pembuatan Gapura

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad