Home  / Peristiwa
Usai Tembak Istri, Fransiskus Sempat Ngopi & Merokok Sebelum Bunuh Anaknya
Kamis, 25 Oktober 2018 | 20:40:18
©2018 instagram.com/y_maretha/frans_amat
Aktivitas keluarga Fransiskus saat masih hidup.
Penyidik Polda Sumsel dan Polresta Palembang menemukan beberapa dugaan kronologis aksi bunuh diri yang dilakukan Fransiskus Xaverius Ong (47) sekaligus membunuh istri dan anaknya. Pembunuhan diduga sudah dipersiapkan dengan matang oleh Fransiskus.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengungkap dugaan kuat pembunuhan sudah direncanakan terlihat dari pengakuan pegawai yang diberikan uang serta perhiasan. Fransiskus melakukan itu sesaat sebelum ia memutuskan untuk membunuh keluarganya.

Dia memberikan uang kepada pembantunya dan perhiasan cincin kepada sopir pribadi sebagai bentuk kenang-kenangan.

Kemudian, Fransiskus mematikan CCTV yang dipasang di rumahnya pukul 02.30 atau beberapa saat sebelum eksekusi. Alhasil, aksinya tidak dapat terekam kamera yang menimbulkan banyak dugaan.

"Justru dipersiapkan sebagai pengakhiran kehidupan," ungkap Zulkarnain, Kamis (25/10).

Mengenai urutan eksekusi, Zulkarnain menyebut ada dua kemungkinan. Pertama menembak istrinya terlebih dahulu, lalu kedua anaknya, dan dua ekor anjing peliharaannya.

Kemungkinan kedua menghabisi kedua anaknya terlebih dahulu dilanjutkan membunuh anjing, terus menembak istrinya, dan akhirnya menembak kepalanya sendiri setelah mengunci pintu kamar.

Dari dua analisa itu, Fransiskus sempat minum kopi dan merokok sambil berpikir setelah membunuh salah satu korban. Sebab, penyidik menemukan puntung rokok yang terdapat bercak darah.

"Sepertinya dia (Fransiskus) mikir-mikir dulu karena satu peluru ditemukan di dekat situ (meja). Lalu dia nulis wasiat, bunuh kedua anaknya baru anjingnya, atau sebaliknya," terangnya.

Terkait tidak didengarnya suara tembakan oleh orang sekitar, Zulkarnain menduga suara senjata yang dihasilkan tidak besar. Apalagi penembakan dilakukan saat semua terlelap.

"Kalau dibekap bantal tidak mungkin karena kalau pakai bantal pasti berlobang, ini tidak ditemukan seperti itu," katanya. 


(merdeka.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Direktur Strategi Bakamla RI Hadiri Pembahasan Pencegahan Peristiwa Tenggelam
Gelar Rapat Fraksi, PDIP DPRD Riau Bahas Tiga Agenda
Ini Nama-Nama Pimpinan Defenitif dan Fraksi DPRD Pekanbaru 2019-2024
Aksi Lanal Mataram ‘NGEPRANK’ GM Pelindo Lembar di Acara Donor Darah HUT TNI AL Ke-74
Aksi Peduli Kabut Asap, Ida Yulita Bagikan 5000 Masker di Simpang Tabek Gadang Pekanbaru

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad