Home  / Peristiwa
Diduga Yasasan Riau Madani Gunakan Alamat Palsu
Rabu, 10 Mei 2017 | 18:08:45
disedikan riaueditor.com
Foto Inset: Ketua RW 02/ RT 04 Kelurahan Tirta Siak Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, menunjukkan alamat kantor yang di klaim Yayasan Riau Madani di Jalan Pemuda Gg Replita I No 25 dengan Surat keterangan yang menyatakan kantor tersebut alamat `Ayu Ting-ting`.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Kantor Yayasan Riau Madani yang disebut-sebut berdomisi di Jalan Pemuda, Gang Repelita I No25, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, dipertanyakan dan dicurigai warga.

Pasalnya, alamat kantor yayasan tersebut, yang selama ini digadang-gadangkan kepada masyarakat luas sesuai isi kop surat yayasan riau madani yang selama ini melakukan aktivitas upaya class action kepada lembaga swasta dan pemerintah menimbulkan pertanyaan serius bagi masyarakat.

Hal ini seperti diutarakan Syamsuri Ramli selaku Ketua Rukun Warga (RW) 02/ RT 04 Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, pada riaueditor.com pada Rabu (10/5/2017) siang.

Dia menyatakan selama dirinya masih lajang beberapa puluhan tahun lalu, hingga kini diangkat menjadi ketua rukun warga di wilayah tersebut, tidak pernah dan tidak mengetahui adanya aktivitas dan kantor Yayasan Riau Madani di Jalan Pemuda, Gang Repelita I No 25 Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru selama ini.     

"Saya selaku RW disini (Jalan jalan Pemuda, Gang Repelita I No25, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru,red) tidak mengetahui dan tidak mengenal yang namanya kantor yayasan riau madani ini di wilayah ini," aku Syamsuri Ramli.

Menurutnya, alamat palsu yang di klaim Yayasan Riau Madani yang ada di jalan tersebut, adalah sebuah rumah warga Thionghoa dan pemiliknya saat ini tidak diketahui siapa nama asli pemilik rumah dan terkesan misterius hingga kini. Lantaran, kondisi rumah tersebut saat ini dalam keadaan kosong dan terdapat pamplet tulisan "Rumah ini dijual" dengan membuat nomor Handphone yang mengaku sebagai perantara atau pemilik rumah tersebut.    

"Pastinya rumah itu, tidak ada aktivitas atau plang kantor yang menyatakan itu kantor Yayasan Riau Madani. Sebab selama ini saya saja tidak tahu bahwa rumah itu milik siapa dan bentuk rupanya saya pun tidak tahu. Selaku RW disini, menyesalkan jika ada yang mengaku-ngaku sebagai warga saya, tapi tidak saya kenal adalah perbuatan pembohongan publik," ungkap Syamsuri.

Terpisah,  Oji salah satu praktisi hukum di Pekanbaru, menyebutkan bahwa ketidak jelasan sebuah kantor lembaga, organisasi swasta dan pemerintah adalah perbuatan yang melawan hukum atas legalitas yang sah sebuah lembaga. Dan hal itu, sangat bertentangan dengan aturan dan ketentuan yang ada di negara ini.

"Itu jelas perbuatan melawan hukum, sebab yang namanya kantor lembaga, organisasi swasta dan pemerintah harus jelas memiliki kelegalan identitas dan aktivitas lebaga tersebut, sehingga masyarakat dapat mempercayai keabsahan dan kelegalan sebuah kontor tersebut," singkatnya. (ars)    

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ini Imbauan Kepsek SMPN 29 Kepada Siswanya
Mahasiswa Gagal Tembus Istana, Demo Diadang Kawat Berduri
Tokoh Masyarakat Bagan Bhakti Yakin SUDIN Mampu Lanjutkan Pembangunan
47 Orang Terjaring Operasi Penegakan Hukum Covid-19 di Bandar Sikijang dan Ukui
Kisah SDN 185 yang Berada di Wilayah Pinggiran Kota Pekanbaru

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter