Home  / Pendidikan
Tak Berhenti Meski Pandemi, SEF Sukses Gelar Berbagai Kegiatan
Penulis: Ropida Auna, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau
Selasa, 5 Januari 2021 | 10:38:02
Foto: Ropida Auna
Tak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 telah membuat berbagai kegiatan sehari-hari menjadi terhambat. Para pelajar harus belajar dari rumah dan pekerja kantoran juga sebagian besar bekerja dari rumah. Namun, bukan berarti kita berhenti berkarya bukan? Student Education Forum (SEF) Pekanbaru salah satunya. Komunitas yang bergerak dibidang pendidikan ini tetap berkarya dengan berbagai inovasi kegiatannya selama pandemi covid-19.

Sekitar bulan maret 2020 lalu ketika sekolah dan perguruan tinggi ditutup, SEF sedang dalam persiapan untuk menyiapkan sebuah event besar. Sayangnya event ini harus ditunda hingga akhirnya akan dilaksanakan pada 2021 ini. Akibat pandemi, SEF harus merelakan event ini untuk ditunda selama kurang lebih setahun lamanya. Anggota SEF yang terdiri dari mahasiswa di Pekanbaru pun beberapa memilih pulang kampung karena perkuliahan dilaksanakan secara online.

Akan tetapi founder SEF yakni Vany Faramita, S.I.Kom dan Roshiful Qolbi, S.I.Kom tidak gentar oleh keadaan pada saat itu. Walaupun sudah memiliki rencana untuk kedepannya, mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan. Kegiatan selama pandemi sebagian besar dialihkan ke sistem online dan anggota yang berada diluar Pekanbaru pun kontribusinya secara online saja.

Pada awal masa pandemi, untuk meningkatkan pengetahuan anggotanya sendiri SEF mengadakan diskusi internal secara online dengan tema "Upaya cerdas sebagai mahasiswa dalam menghadapi status tanggap darurat covid-19 di Pekanbaru". Untuk pembicara, SEF membawa dosen UIN Suska Riau, DR. Elfiandri, M.Si. Kemudian, saat memasuki bulan Ramadhan, SEF "Ramadhan Ya Habib Jilid II" berupa lomba cover lagu religi. Lomba ini dilaksanakan secara online dimana peserta mengirimkan karyanya di sosial media masing-masing.

Sukses adakan lomba, SEF juga ingin berkontribusi dalam mencegah penyebaran covid-19. Untuk pertama kalinya sejak pandemi, SEF berani mengadakan kegiatan secara offline. 

Bukan tanpa alasan, SEF mengadakan "Penyuluhan Covid-19 dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Kecamatan Marpoyan Damai" bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau. Dengan peserta yang terbatas dan protokol kesehatan yang ketat, SEF berhasil mengadakan event yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, ada banyak kegiatan lainnya yang SEF adakan secara online, seperti lomba TikTok, diskusi internal, dan lain sebagainya. Walaupun SEF notabenenya adalah komunitas pendidikan, namun kegiatan yang dilaksanakan cukup beragam dan tidak membosankan. 

"Semua aspek bisa menyangkut SEF, misalnya hiburan seperti lagu, akan jadi genrenya SEF jika dimasukkan unsur pendidikannya. Misalnya lomba lagu melayu, bagaimana menanamkan nilai-nilai budaya melayu, jadi kita gak tegang, gak kaku dengan genre pendidikan," ungkap Roshi, selaku founder dan ketua SEF.

Bagaimana SEF tidak terpengaruh oleh situasi ini dapat kita jadikan pelajaran. Bukannya vakum, SEF malah semakin semangat dalam mengadakan kegiatan untuk dunia pendidikan. Saat ini, SEF sedang sibuk mempersiapkan event besar mereka yakni "Mata Komunikasi Jilid II" yang sempat tertunda sebelumnya.(*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gelar Demo di Polda Riau, GMRB Desak Polisi Segera Usut Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
Polsubsektor Pelalawan Gelar Pendisiplinan Protokol Kesehatan Kepada Masyaraka
Pedagang Masker: `Meski Saya Sekeluarga Makan Dari Berjualan Masker, Namun Berharap Pandemi Cepat Berakhir`
Jelang Tahun Baru, Polsek Kerumutan Gelar Ops Yustisi Cipta Kondisi
Polsubsektor Pelalawan Gelar Pendisiplinan Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter