Home  / Pendidikan
Pemerintah Anggarkan Rp1 Triliun Bantu Mahasiswa PTN dan PTS Terdampak Covid-19
Selasa, 23 Juni 2020 | 02:52:06
(Foto: Antara)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.
JAKARTA - Tak hanya memukul sektor kesehatan dan ekonomi, wabah covid-19 nyatanya juga berdampak bagi pendidikan di Indonesia. Termasuk bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) yang keluarganya terdampak covid-19 sehingga kesulitan membayar uang kuliah tunggal (UKT).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menerima banyak keluhan dari masyarakat banyak PTS yang ikut terpukul karena dampak covid-19. Salah satunya karena ada keluarga mahasiswa yang kesulitan membayar UKT dan iuran lainnya.

Padahal pendapatan PTS tergantung pada UKT dan iuran dari mahasiswa. Untuk mengatasi masalah itu, Nadiem mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1 triliun untuk membantu PTN dan PTS.

"PTN kan sudah dibiayai pemerintah, dosennya juga banyak pegawai negeri sipil sehingga Kemendikbud juga harus ada anggaran untuk membantu PTS, terutama bagi mahasiswa. Mereka juga terdampak covid-19 layaknya perusahaan swasta," ujarnya dalam rapat kerja virtual bersama Komisi X DPR di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Nadiem menjelaskan anggaran itu antara lain dialokasikan untuk membantu 410.000 mahasiswa yang ekonomi keluarganya terdampak covid-19. Selain itu anggaran tersebut akan disalurkan dalam bentuk bantuan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 200.000 mahasiswa baru.

Lalu Nadiem juga menjami tidak ada potongan bagi penerima program Bidikmisi. Menurutnya anggaran tersebut digelontorkan pemerintah untuk mencegah mahasiswa gagal lulus kuliah.

"Semua ini dilakukan agar mereka tidak gagal lulus," ucapnya.

Dia menjelaskan syarat-syarat mahasiswa penerima bantuan relaksasi UKT ditentukan oleh PTN setempat. Selain itu mereka yang mendapat relaksasi sedang tidak menerima bantuan dari program lain untuk menghindari tumpang tindih.

"Selain itu mereka eksisting sebagai mahasiswa semester tiga, lima, dan tujuh," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nadiem juga mengungkapkan pemerintah telah menerbitkan Permendikbud Nomor 25/2020 yang mendorong rektor PTN untuk memberikan relaksasi bagi mahasiswa terdampak covid-19. Relaksasi yang bisa diberikan antara lain cicilan pembayaran, penundaan, penurunan, beasiswa hingga pemberian bantuan kuota data untuk kuliah jarak jauh.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Trump Ungkap Kabar Mengejutkan Soal Vaksin Covid-19 AS
Terima Bantuan Rumah Yatim, Rafli Bersyukur Tak Lagi Berebut Daging Qurban
Dapat Bantuan Hp dari Kapolres Siak, Kharisma Bisa Belajar Secara Online.
Prajurit TNI Yonif 125/Simbisa Ikut Membantu Proses Pemakaman Warga
Rusia Klaim Rampungkan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Dokter Jadi Prioritas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter