Home  / Pendidikan
14 Sekolah di Pekanbaru Peroleh Bantuan Khusus
Rabu, 22 Januari 2020 | 21:15:17
Sekdis kota Pekanbaru Drs H. Muzailis MM
PEKANBARU, riaueditor.com - Dinilai memenuhi kriteria, 14 sekolah di Pekanbaru memperoleh bantuan khusus yakni, BOS Kinerja tahun 2019. Untuk itu, bagi sekolah yang belum mendapat bantuan khusus tersebut dihimbau agar memacu mutu sesuai kriteria yang ditentukan LPMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) kota Pekanbaru Drs H. Muzailis MM menjelaskan, ke 14 sekolah yang memperoleh bantuan khusus tersebut, yakni 11 SD dan 3 SMP.

Dijelaskan, BOS Afirmasi dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah di kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Sementara Bos Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi sekolah-sekolah di perkotaan.

"Dana ini sebagai tambahan bagi pembiayaan pendidikan selain BOS Reguler yang sudah berjalan sejak tahun 2005", ucap Muzailis, Rabu (22/01/19).

Kriteria untuk BOS Kinerja ini terang Muzalis, diambil dari rapor mutu dan dinilai oleh LPMP.

"Apabila rapor mutu betul-betul memuaskan maka sekolah itu menjadi prioritas untuk mendapat BOS Kinerja. Selain itu penilaian juga dilihat dari rata-rata UN", ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan, besaran  BOS Kinerja untuk sekolah Rp 19 juta, dan per anak Rp 2 juta per tahun. Akan tetapi bantuan khusus tersebut, hanya ditujukan untuk siswa kelas 4,5, dan 6 SD. Sementara untuk SMP kelas 8 dan 9.

"Jadi ini tidak sama dengan BOS Reguler biasa. Kalau BOS Reguler biasa semua siswa dihitung. Kalau BOS Kinerja ini bersifat bantuan khusus dan didasarkan atas penilaian LPMP", katanya.

BOS Kinerja ini kata Muzailis ditujukan untuk pembelian perangkat pembelajaran dengan menggunakan IT. Seperti komputer atau laptop sebagaimana yang ditentukan pemerintah pusat. Diluar itu tidak boleh.

Muzailis mengaku, seingatnya  SMP yang memperoleh BOS kinerja tersebut yakni SMP 34, 13 dan SMP 10. Dan ini sudah diberlakukan tahun 2019. SK sekolah yang mendapat bantuan khusus itu diterbitkan pada bulan Oktober kemarin.

Untuk itu kepada sekolah yang belum dapat, dihimbau agar dijadikan motivasi dalam memacu peningkatan mutu pendidikan sesuai kriteria yang diinginkan oleh LPMP.

Muzailis mengatakan, penilaian kinerja ini dilakukan setiap tahun. Sehingga sekolah yang dapat tahun ini tidak dijamin akan dapat lagi tahun depan bilamana kinerjanya dinilai menurun oleh LPMP. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Harapkan Laporan Tahunan 2019 Jadi Bahan Evaluasi
Plt Bupati Bengkalis: Mulailah Resolusi Kinerja yang Lebih Baik
Duet Sri Mulyani-Nadiem Rombak Dana BOS
Syarat Guru Honorer Bisa Terima Gaji dari Dana BOS
Pemda Disebut Kerap Akal-Akalan untuk Pangkas Dana BOS

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad