Home  / Pendidikan
Sekolah di Pekanbaru, Anak Imigran Tidak Masuk Dapodik
Jumat, 30 Agustus 2019 | 22:58:37
ist.
Sekretaris Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Drs H. Muzailis MM
PEKANBARU, riaueditor.com - Setelah dilakukan pendataan oleh Internasional Organisasi Migran (IOM) sebuah organisasi yang berada dibawah PBB, sebanyak 81 anak imigran yang bermukim di kota Pekanbaru sudah berusia sekolah.

Untuk itu anak-anak imigran yang fasih berbahasa Indonesia ini akan ditumpangkan belajar sementara di 10 SD Negeri di kota Pekanbaru.

"Iya benar, 82 anak imigran ini akan kita tumpangkan belajar sementara di 10 SD di kota Pekanbaru. Mereka bukan peserta didik resmi. Mereka tak masuk dalam data Dapodik," ucap Sekretaris Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Drs H. Muzailis MM, Kamis (29/08/19).

Muzailis menjelaskan, para anak imigran ini akan ditumpangkan di SD terdekat pada bulan September mendatang, tempat penampungan para imigran itu bermukim. 

"Jadi kalau 10 sekolah rata-rata 8 orang akan ditampung di satu SD. Tingkat pendidikan pihak sekolah yang menentukan. Kalau pihak sekolah menilai bisa di kelas III misalnya, boleh. Penekanannya lebih pada tulis baca," katanya.

Muzailis menjelaskan, program ini merupakan instruksi Presiden yang menekankan pentingnya kebutuhan dasar yakni pendidikan. 

"Semua pembiayaan ditanggung oleh IOM. Baik pembelian buku, baju seragam dan sepatu. Apapun bentuk kebutuhan dia belajar ditanggung oleh IOM," imbuh Muzailis. (fin)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Aksi Heroik Prajurit Satgas Yonif 411/Pdw Kostrad Selamatkan Anak Tenggelam di Sungai
KPAI: Kebakaran Hutan Rebut Hak Hidup Anak, Siapa yang Disalahkan?
Dua Anak Watan Kabupaten Bengkalis Diundang Kementerian PP dan PA ke Bali
Gegara Asap, Pemkab Pelalawan Liburkan Sekolah selama Dua Hari
Kadisdik Pekanbaru Klarifikasi Soal Libur Sekolah Akibat Kabut Asap

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad