Home  / Pendidikan
PPDB Di SMPN 6 Pekanbaru Semakin Baik Dari Tahun Sebelumnya
Rabu, 3 Juli 2019 | 17:31:31
jsn/riaueditor.com
Kasek SMP Negeri 6 Pekanbaru, Fitra Yulia Rozil
PEKANBARU, riaueditor.com - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 6 Pekanbaru tahun 2019 semakin baik dari tahun Sebelumnya. Demikian disampaikan  Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 6 Pekanbaru,  Fitra Yulia Rozil, Rabu (5/7).

Dikatakan Rozi, setelah memerima  Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 dan Permendikbud Nomor 20 tahun 2019 tentang perubahan Pemendikbud nomor 51 tahun 2018, pihaknya langsung melakukan sosialisasi kepada masyarakat, orang tua siswa dengan melibatkan RT, RW, tokoh masyarakat,  Kelurahan dan dihadiri pihak Disdik Pekanbaru, sebut Rozi.

Dalam sosialisasi tersebut,  pihaknya secara rinci memaparkan/menjabarkan maksud dari  Juknis PPDB 2019. Antara lain,  berdasarkan tempat tinggal (zonasi) calon peserta didik sebesar 80 persen, Prestasi sebesar 15 persen dan pindah tugas orang tua (luar kota) sebesar lima persen,ujar Fitra Yulia Rozi.

Diakuinya, alhamdulillah saat proses  pelaksanaan PPDB berlangsung, mulai  Senin (1/7) hingga Rabu (3/7) dapat berjalan aman dan lancar. Karena calon peserta didik dan orang tua yang datang sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, sebutnya.

Ditanya,  daya tampung dan animo  masyarakat untuk sekolah di SMPN 6. Menurut Rozi, daya tampung untuk Tahun Ajaran 2019/2020 sebanyak 10 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 320 orang. Jumlah tersebut dikurangi yang tinggal kelas sebanyak empat orang. Sehingga siswa baru yang diterima sebanyak 316 orang. 

Terkait animo masyarakat yang ingin sekolah di SMPN 6, tergolong masih tinggi. Dimana calon peserta didik yang memasukkan berkas dari jalur zonasi  mencapai 350 orang, dan yang  terperifikasi sebanyak 334 orang. Dari jumlah tersebut belum termasuk Jalur Prestasi dan Luar kota. Artinya masih melebihi daya tampung, urainya.

Lagi kata Rozi, sistim PPDB tahun ini sudah bagus, hanya saja untuk kedepan masih perlu diperhatikan terkait siswa yang memperoleh nilai tinggi. Hal tersebut muncul berdasarkan keluhan dari  masyarakat yang berdomisili jauh dari sekolah negeri yang ada. Nilai UN tinggi, tapi tidak terjaring, pungkasnya.(jsn)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Barcelona Sulit Menang Tanpa Messi
Duta Kabupaten Bengkalis Mela Yulindra Dara Provinsi Riau 2019
Dewan Setujui RPJMD 2019-2024
254.173 Lowongan CPNS Dibuka Oktober, Siapkan Syarat Ini
Pekanbaru Job Ekspo, Disnaker Tawarkan 1.879 Lowongan Kerja

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad