UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Pemerintahan
Satpol PP Jadwalkan Pemanggilan Pengembang Perumahan Villa Karya Bakti Housing
Kamis, 1 April 2021 | 18:10:33
riaueditor.com/fin
 VKBH  
PEKANBARU, riaueditor.com - Berdasarkan pengukuran di lapangan diketahui bahwa, selisih Garis Sempadan Bangunan (GSB) dengan jalan tergolong sedikit. Namun demikian untuk memastikan sertifikat tanah tersebut, Satpol PP Pekanbaru menjadwalkan pemanggilan pengembang Villa Karya Bakti Housing (VKBH) pada Selasa pekan depan.

Hal itu disampaikan Kasatpol PP Pekanbaru, Iwan Simatupang melalui Kasi Penyidikan Hendri Z saat dikonfirmasi seputar tindaklanjut laporan warga perumahan VKBH Kelurahan Air Hitam, Kamis (1/4/21).

"Saat kita turun kemarin ke lapangan, developer mengaku selisih GSB itu terjadi karena jalan sudah diperbesar oleh mereka sehingga mengambil tanah dia. Cuma pada saat itu sertifikat tanah yang kita ukur itu, masih copyan. Makanya untuk memastikan kita jadwalkan pemanggilan pada Selasa pekan depan", ucapnya.

Hendri menjelaskan, kepastian pemanggilan developer tersebut dilakukan setelah mendapat data Ijin Pelaksanan (IP), sertifikat, dan gambar bangunan (site plan) dari DPMPTSP pada Kamis kemarin. Dan hari itu juga Satpol PP Pekanbaru langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran.

Dari hasil pengukuran sambung Hendri, diketahui bahwa selisih Garis Sempadan Bangunan (GSB) di perumahan Jalan Karya Bakti Ujung itu, tergolong sedikit terutama pada bagian depan dan samping.

"Jadi pada Selasa besok, kita minta pengembang (developer) agar membawa dokumen asli", ucap Hendri.

Ia mengungkapkan, data IP, sertifikat dan gambar bangunan (site plan), diperoleh Satpol PP setelah menyurati DPMPTSP terkait tindaklanjut laporan warga. Sehingga atas dasar tersebut, Satpol PP kemarin sore langsung turun ke lokasi.

Sehari sebelumnya, Kabid Pengaduan Kebijakan dan Pelaporan Layanan DPMPTSP kota Pekanbaru, Quarte Rudianto SH mengatakan, acuan (pedoman) Satpol PP di lapangan untuk bertindak cukup dengan IP saja.

"Sebenarnya acuannya sudah ada di IP. Di IP kan nampak berapa meter Garis Sempadan Bangunan (GSB) muka, depan dengan jalan.  Kalau kira-kira tidak sesuai dengan IP, ya tindak. Tidak perlu site plan,  dimana posisi kamarnya,  dimana posisi septic tanknya, belakangnya seperti apa, sampingnya. Yang terganggu kan didepannya", terang Quarte. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Developer Perumahan VKBH Penuhi Panggilan Satpol PP
Satpol PP Sudah Turun ke Villa Bakti Housing, DPMPTSP Sebut Belum Ada Koordinasi
Developer Perumahan Villa Bakti Housing Kembali Berulah
Pemkab Rohul Minta Pemprov Beri Anggaran Pengembangan Pariwisata
Dumai Bakal Jadi Pusat Pengembangan Udang Vaname Skala Besar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter