Home  / Pemerintahan
Lurah Air Hitam Batalkan SKGR Tanpa Alasan yang Jelas
Kamis, 18 Februari 2021 | 18:14:21
Zulfijum
PEKANBARU, riaueditor.com - Kinerja Lurah Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki, Zulfijum S.Kom MSi patut dipertanyakan. Pasalnya, tanpa alasan yang jelas dia menerbitkan pembatalan surat SKGR register kelurahan no 23/AH/IV/2018 tanggal 30/4/2018, kecamatan 186/PYK/4/2018 tanggal 30/4/2018.

Dikonfirmasi di kantornya, Kamis (18/2/21), Zulfijum membenarkan dirinya menerbitkan surat keterangan pembatatan SKGR tersebut.

Ia berdalih, berawal ketika Budi (pengembang perumahan,red) dan notarisnya mendatangi dirinya. Kala itu Zulfijum mengatakan kalau tanah 3 x 175 meter itu tidak dihibahkan sesuai kehendak masyarakat, maka Budi agak susah.

"Nah dengan kesepakatan dia itu suratnya langsung kami cabut. Langsung dikasihnya ke saya. Dan dia langsung salam saya berterimakasih ke saya dan itu sudah biasa", ujarnya.

Ia beralasan jika dirinya tak menerbitkan surat pembatalan/pencabutan SKGR atas lahan yang sedianya dijadikan jalan di wilayah perumahan itu, maka antara Fernando (warga) dengan Budi akan ribut terus, tak ada penyelesaian.

Zulfijum pun tak membantah jika tanah bernilai NJOP Rp1 juta permeter itu awalnya diperuntukkan untuk jalan.

"Dulu ceritanya memang seperti itu.  Kan ada jalan tembus ke Jalan Cinta Damai. Karena pak Budi yang membangun perumahan, jadi dia pingin semua rumah itu laku terjual cantik. Saya juga ngak tahu karena itu dulu memang jalan. Tapi kan yang namanya dia beli itu keseluruhan, tentu dipermaknya"  ujarnya.

Ketika ditanya kalau memang tanah 3 x175 meter itu diperuntukkan untuk jalan umum dan faktanya kini sudah diblok-blok untuk peruntukkan lain, Zulfijum terkesan cuci tangan.

"Kalau kami dari pemerintah kelurahan kita kan udah mencabut.  Kewenangan dari penegak Perda lagi yang bertindak. Karena kami juga secara administrasi tak bisa bertindak", tandasnya.

Sekedar diketahui, Lurah Air Hitam Zulfijum menerbitkan surat keterangan pembatalan SKGR register kelurahan no 23/AH/IV/2018 tanggal 30/4/2018, kecamatan 186/PYK/4/2018 tanggal 30/4/2018 atas nama pemilik Andy dari pemilik asal Suoeni, tertanggal 10 Maret 2020.

Menariknya pembatalan surat tanah di Jalan Karya Bakti Ujung RT 3 RW 3 tersebut, hanya ditandatangani sendiri oleh Zulfijum tanpa diketahui RT dan RW, serta tanpa tembusan. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Camat Payung Sekaki Dukung Langkah Lurah Air Hitam Terkait Pembatalan SKGR
Polsek Ukui Terus Galakan Operasi Yustisi di Kelurahan Ukui
Manfaatkan DAU, Kelurahan Mentangor Berdayakan Masyarakat Kala Pandemi Covid-19
Tangkerang Selatan Berdayakan Masyarakat Lewat Dana Kelurahan
Ini Penggunaan Dana Kelurahan di Tangkerang Labuai

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter