Home  / Pemerintahan
Pelalawan Zona Orange, Bupati Harris Tunda KBM Sekolah Tatap Muka
Selasa, 5 Januari 2021 | 15:10:47
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Secara keseluruhan Kabupaten Pelalawan saat ini zona orange. Data zona per kecamatan tanggal 19 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 hanya kecamatan Kuala Kampar dalam zona hijau, 2 kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras zona orange dan 9 kecamatan lainnya zona kuning. 

Hasil rekap data update covid 19 dari tanggal 2 April 2020 hingga 4 Januari 2021 pukul 13.00 wib dari seksi surveiland dan imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan yang terkonfirmasi 1049 orang dengan rincian isolasi mandiri 32 orang, isolasi Rumah Sakit 58 orang, selesai isolasi 946 dan meninggal 13 orang.

Konfirmasi covid-19 di Kabupaten Pelalawan dari tanggal 19 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 sebanyak 32 orang dengan rincian ; Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kerinci Kota 11 orang, Kerinci Timur 6 orang, Kerinci Barat 1 orang, dan Mekar Jaya 1 orang. Pangkalan Kuras, sorek satu 2 orang, batang kulim 2 orang. Ukui, Ukui Dua 1 orang, Bukit Gajah 1 orang. Pangkalan Lesung, Pangkalan Lesung 3 orang. Seikijang, Seikijang 2 orang, Desa Baru 1 orang.

Hal ini disampaikan Asril, M.Kes juru bicara Satgas covid 19 yang juga Kadis Kesehatan Kabupaten Pelalawan dalam rapat bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan dan Forkopimda di auditorium lantai 3 Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (5/1/2021).

Saat pembahasan terkait keputusan Bupati Pelalawan H.M. Harris selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pelalawan terkait kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, satu persatu dari Forkopimda menyampaikan pendapatnya.

"Setelah menimbang sejumlah masukan dari Forkopimda berikut data update covid-19, maka diputuskan KBM Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Pelalawan ditunda untuk beberapa bulan sampai melihat perkembangan kondisi terkini. Faktor kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas," ucapnya.

Bupati Harris juga menyampaikan kondisi daerah Kabupaten Pelalawan yang merupakan daerah perbatasan dan daerah industri.

"Tidak ada jaminan orang yang keluar masuk di Kabupaten Pelalawan terlebih di perusahaan. Dari sekian yang masuk bisa saja hanya beberapa yang melapor dan sebagian besar tidak melapor sama sekali. Intinya program Pelalawan sehat harus betul-betul terlaksana dalam mencegah penyebaran covid-19," tutupnya.(ZoelGomes)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Terbungkus Baju Merah di Pinggir Jalan
Bayi Dalam Kardus yang Ditemukan Warga Ujung Batu Timur Akhirnya Meninggal Dunia
Warga Desa Ujung Batu Timur Rohul Temukan Bayi Dalam Kardus
KBM Tatap Muka Terbatas, Disdik Tegaskan Tutup Sekolah yang Melanggar
Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan Membusuk Oleh Warga di Pangkalan Kuras Terungkap

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter