Home  / Pemerintahan
Penyelesaian Ganti Rugi Lahan Jalan Tol Permai akan Diusulkan ke Ratas Presiden
Rabu, 2 September 2020 | 16:53:57
istimewa
PEKANBARU - Persoalan ganti rugi lahan jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Provinsi Riau belum tuntas, meski beberapa kali para pihak melakukan rapat koordinasi. 

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan belum selesainya masalah ganti rugi lahan, karena persoalan jalan tol Permai ada dua kepemilikan hak di Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 131 kilometer itu. 

"Jadi hak pertama milik warga yang sudah memiliki sertifikat, dan kedua Barang Milik Negara (BMN) yang sudah didaftar oleh Chevron ke Kementerian Keuangan melalui  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)," katanya, Rabu (2/9/2020).

Sedangkan untuk fisik, sebut Gubri, jalan bebas hambatan yang memiliki enam pintu tol tersebut sudah selesai. 

"Untuk fisik jalan tol Permai tidak ada masalah. Sudah selesai semua tinggal persoalan ganti rugi lahan, ini yang dikonsinyasi di Pengadilan. Tapi prosesnya tak bisa sebentar, karena kepemilikan tanah ada juga orang Jakarta," terangnya. 

Disinggung soal rencana peresmian jalan tol Permai, Gubri mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun sebelum jalan tol Permai diresmikan terlebih dulu Menteri PUPR akan datang ke Riau melihat kesiapan jalan tol. 

"Ada rencana pak Menteri PUPR akan ke sini, baru nanti kita dapat gambaran soal bagaimana peresmian," tukasnya. 

Sementara Kelapa Biro Pembangunan Setdaprov Riau, Aryadi mengatakan, dalam persoalan Gubernur Riau mendorong agar secepatnya dilakukan percepatan. 

"Tadi pak Gubernur mendorong agar penyelesaiannya langsung rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden," singkatnya. 

Senada, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan Jalan Tol Permai, Kementerian PUPR, Eva Monalisa Tambunan mengatakan, pihaknya akan mengusulkan persoalan tersebut dibawa ke ratas Presiden di Istana Negara, Jakarta.

"Kita akan coba usulkan ini untuk dibawa dalam Ratas Presiden, agar persoalannya cepat selesai. Karena sudah berapa kali rencana peresmian jalan tol ini berkali-kali mengalami penundaan. Sebenarnya bisa saja diresmikan, mana yang bermasalah ditutup dulu. Tapi kan pak Gubernur tidak ingin saat peresmian bergejolak," katanya.(MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tak Boleh Demo, Mahasiswa UGM Kemah di Kampus Tolak Ciptaker
Mahasiswa Gagal Tembus Istana, Demo Diadang Kawat Berduri
UU Ciptaker Dinilai Rentan Picu Konflik Lahan Seperti di NTT
Ini Komentar Branch Manager Tol Pekanbaru-Dumai Soal Kasus Kecelakaan di Tol
Kampus Tolak Fasilitasi Tes Covid Mahasiswa Pedemo Ciptaker

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter