Home  / Pemerintahan
Pemdes Dinilai Kurang Transparansi Kelola Dana BLT, TNI-Polri Lerai Warga
Kamis, 23 Juli 2020 | 16:07:40
ded/riaueditor.com
ROHUL, riaueditor.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Dua Indah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu mengundang masyarakat ke kantor kepala desa terkait pendataan bantuan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Rabu Sore, (22/07/2020).

Selama berjalannya musyawarah masyarakat dan pihak Pemdes terjadi cekcok dan nyaris bentrok lantaran pihak Pemdes dinilai kurang transparan. 

Untungnya pada saat acara rapat tersebut dihadiri aparat dari TNI POLRI dari Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serka M. Ahkyar dan Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Insani mampu melerai aksi warga dua kubu tersebut.

Salah seorang masyarakat desa Sungai Dua Indah, Afridin mengatakan pembagian dana BLT yang terdampak covid-19 di desa Sungai Dua Indah diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab, pihak desa memanggil masyarakat satu persatu untuk pengambilan dana BLT ke kantor Desa.

"Kami protes transparansi pihak Pemdes terkait data bantuan covid-19," kata Afridin.

Di tempat yang sama, melihat situasi kurang kondusif Kapolsek Rambah bersama Babinsa Koramil 02 Rambah melerai aksi cek Cok mulut tersebut.

"Mari kita saling menghargai pendapat orang lain, jadi biarlah menyampaikan apa pendapatnya," kata Babinsa Koramil 02 Rambah Serka M. Ahkyar.

Sementara itu, Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Insani juga menghimbau kepada warga agar tetap tenang dalam pelaksanaan musyawarah.

"Kita di sini musyawarah untuk menyelesaikan masalah, biarlah bagaimana orang menyampaikan pendapatnya dahulu," kata Kapolsek Rambah Hilir.

"Bagi saya, bagus yang melaporkan ini. Kenapa, berarti ada pengawasan, disitulah peran serta masyarakat dalam pengawasan," tambahnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Sungai Dua Indah, Umi Kalsum membantah pihaknya tidak transparan. "Pemdes Sungai Dua Indah tetap transparansi terkait bantuan dana BLT yang terdampak covid-19," katanya.

Hingga saat ini, untuk pencairan Tahap II dana BLT yang terdampak covid-19 belum disalurkan oleh pihak desa dikarenakan takut terjadi konflik.(ded)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tommy Soeharto Gugat Yasonna ke PTUN soal Berkarya Muchdi Pr
Bahas Program Kerja, JMSI Riau Gelar Rapat Perdana
Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Alat Kesehatan
Bupati Suyatno Lakukan Penanaman Perdana Kelapa Sawit Program PSR 2020
Tranparansi Dana BOTL, Disbun Susun Ranpergub

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter