Home  / Pemerintahan
Serahkan 1.281 Sertifikat PTSL, ini Pesan Bupati Kepada Masyarakat
Rabu, 15 Juli 2020 | 19:50:12
istimewa
SIAK, riaueditor.com - Bupati Siak Alfedri menyerahkan 1.281 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 kepada masyarakat dua kampung, di kecamatan Tualang, kabupaten Siak.

"Hari ini kami menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019, yang pagi ini akan di serahkan secara simbolis kepada seratus warga di dua kampung, yaitu kampung Perawang Barat dan Kampung Perawang," kata Alfedri usai menyerahkan sertifikat PTSL di Tualang, Rabu (15/7/20).

Bupati Alfedri menargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Siak bersertifikat pada tahun 2023. Dengan legalnya kepemilikan tanah diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

"Dengan disertifikatnya tanah yang bapak ibu miliki, ia memiliki kekuatan hukum dan kepastian hak yang melekat. Tanah yang kita miliki ditinjau dari aspek legalitasnya sudah kuat," ungkapnya.

Lanjutnya, sesuai undang-undang agraria, setiap tanah yang dimiliki individu maupun kelompok harus memiliki fungsi secara sosial didalamnya ada tanaman yang bernilai ekonomi.

"Silahkan bapak ibu manfaatkan tanah, agar nantinya bernilai ekonomi, jangan ditelantarkan, jika dia dipingir jalan bisa dibuat tempat usaha, pertanian dan peternakan. Kalau tidak jika ada saudara kita yang ingin menanam cabe, bawang dan jagung berikan ke dia, sehingga tanah tersebut benar-benar di olah," ucapnya.

Pemerintah daerah sangat mendukung program yang dilaksanakan Kementrian Pertanahan dan Tata Ruang yang diteruskan oleh Badan Pertanahan Nasional.

"Kami sangat mendukung program PTSL ini, bagaimana sepenuhnya program ini dapat terlaksana di kabupaten Siak. Harapan kami bagaimana bidang tanah masyarakat bisa di sertifikatkan," harapnya.

Kepala Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) kabupaten Siak Hermen SH menyampaikan penyerahan sertifikat PTSL tahun 2019 untuk rakyat ini, sempat tertunda dikarenakan wabah Covid-19.

Tercatat hampir 6000 sertifikat tanah yang sudah dikeluarkan oleh BPN Siak untuk kecamatan Tualang. Namun ini tidak seberapa dibanding jumlah lahan penduduk Tualang yang tanahnya belum tersertifikat.

"Jadi, kami mohon pendataannya, tapi yang pasti pendataanya. Petugas BPN akan menerima berkas yang benar. Bapak ibu warga punya harapan tanahnya bisa di sertifikat, karena Program PTSL ini akan kita lanjutkan, semua bidang tanah itu akan kita ukur dan akan kita petakan, kita daftarkan. jadi bapak ibu tolong kasi tahu saudara yang lain," pintanya.

Ia berharap, setelah dibagikannya sertifikat ini, hendaknya tanah tersebut di pelihara dan jangan dibiarkan menjadi lahan kosong, nanti bisa dicaplok orang sehingga menjadi masalah.

"Tanah yang bersertifikat namun tidak dipelihara bisa diserobot orang, kita sudah bayak menanggani persoalan ini. Kita kan hanya melegalkan tanah, tidak menjaga tanah, yang memiliki menjaga tanah yang punya tanah, memang bisa kita pertahankan, tetapi kita mendapat masalah," terangnya.

Hermen menghimbau kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tersebut dapat disimpan atau digunakan sebaik-baiknya. Jikapun digunakan untuk mendapatkan pinjaman uang, sifatnya harus produktif, misalnya untuk usaha.

Hadir pada acara itu Asisten Admintrasi Pemerintahan dan Kesra, Kabag Pertanahan, Kabag Tata Pemerintahan, Camat Tualang beserta ratusan warga yang menerima sertifikat program PTSL.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kabupaten Siak Terima 750 Sertifikat Tanah Program Reforma Agraria Dari Kementerian ATR
382 Warga Kandis Terima Sertifikat Tanah Program PTSL dari Bupati Siak
Danrem Merauke Pimpin Acara Penyerahan Tugas dan Jabatan Perwira Korem 174
219 Warga Kampung Mandi Angin Minas Terima Sertifikat Program TORA
Pasukan Garuda Pelopori Penyerahan Diri 17 Milisi dan 13 Pucuk Senjata di Kongo

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter