Home  / Pemerintahan
Pemprov Minta BPR Kembalikan Utuh Sebesar Rp300 Ribu BLT Warga Pekanbaru
Rabu, 1 Juli 2020 | 18:29:44
istimewa
Asisten II Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harrofie
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, telah memanggi Pemerintah Kota Pekanbaru, terkait dengan adanya informasi pemotongan bantuan keuangan (Bankeu), dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak Covid-19 sebesar Rp300 ribu per KK.

Asisten II Setdaprov Riau, Ahmadsyah Harrofie, mengatakan, pihak Pemko menyampaikan telah menyalurkan bankeu kepada masyarakat Kota Pekanbaru terdampak covid-19. Dan BLT tersebut diserahkan dengan sistem non tunai atau transfer melalui Bank. 

"Jadi perlu ditegaskan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Kota, bahwa sesuai dengan peraturan Gubernurnya, bankeu tersebut diserahkan sesuai aturan yakni sebesar Rp300 ribu. Dan kota mengambil kebijakan non tunai melalui jasa perbankan, kepada tiga bank, yakni bank BRI, BRK dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)," ujar Ahmadsyah. 

"Dalam pelaksanaannya, dua bank BRK dan BRI langsung mentranfer ke penerima tanpa ada potongan sebesar Rp300 ribu, dan terhadap bank BPR mereka menyalurkannya sebesar Rp250 ribu. Terjadilah perbedaan antara tiga bank ini, makanya ada yang menerima ful 300 ribu dan ada yang 250 ribu," ujarnya lagi.

Dijelaskan mantan Pj Bupati Bengkalis ini, dari pihak BPR mengapa hanya mentransfer sebesar Rp250 ribu, karena pihaknya menggunakan sistem sesuai dengan SOP dari BPR. Dimana nasabah yang membuka rekening tabungan di BPR harus menabung sebesar Rp50 ribu. Dan pihak BPR mengakui apa yang telah dijalankannya dan akan dilakukan perubahan. 

"BPR itu pakai SOP Perbankan dianggap semacam tabungan, ada yang tunai dan sebagian ditabungan. Kalau ingin 300 ribu buku tabungannya ditutup.  Dan akhirnya disepakati BPR harus membayar tunai sesuai dengan Pergub, tepat sasaran. BPR mengembalikan dan membayar kembali kekurangan berdasarkan yang dibayarkan," jelasnya.

"Bagaimana caranya itu diserahkan ke BPR. Kalau mau bulan ini kembalikan 50 ribu, atau kalau bulan depan bisa di transfer sebesar 350 ribu, tidak ada lagi pemotongan kedepannya," tegas Ahmadsyah. (MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Atasi Dampak Sosial Ekonomi Covid-19, Warga Kapung Teluk Merbau Terima BLT Tahap III
Jokowi Beri Rp 600.000 ke Pegawai Bergaji Rp 5 Juta ke Bawah!
Rumah Pensiunan ASN di Pekanbaru Nyaris di Bakar OTK
Sri Mulyani soal Suntikan Modal ke Jiwasraya: Saya Masih Fokus Covid-19
Pekanbaru Zona Merah, ASN Kembali Work From Home

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter