Home  / Pemerintahan
Kerap Terima Penghargaan Inovasi, Bupati Harris Ingatkan Pentingnya Terobosan Dalam Kerja
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:19:21
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Bupati Pelalawan Propinsi Riau H. M. Harris kerap menerima penghargaan terkait inovasi dalam pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Diantara penghargaan tersebut yakni 2 tahun berturut - turut tahun 2018 dan 2019 Kabupaten Pelalawan berhasil meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) kategori Daerah Sangat Inovatif klaster daerah perbatasan. Jika ditahun 2018 lalu meraih peringkat ke - 2 namun ditahun ini meraih peringkat 1 mengungguli Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Morotai. 

Pada tahun 2018,atas komitmen Pemkab dalam mengelola inovasi administrasi negara, Lembaga Administrasi Negara RI memberikan penghargaan kepada Bupati Pelalawan. 

"Saat ini semua pihak terlebih dilingkungan Pemerintah Daerah, berinovasi sangat dituntut karena dengan malakukan berbagai terobosan akan menjadikan Kita lebih kreatif dan terus bergerak maju dalam berbagai hal terutama dalam pekerjaan ataupun pembangunan," papar Bupati Haris kepada riaueditor.com, Kamis (27/2/2020).

Kabupaten Pelalawan 13 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2006 silam, dinyatakan oleh pemerintah sebagai salah satu dari 12 daerah tertinggal di Indonesia. Namun, melalui upaya pendekatan pembangunan yang dilakukan secara perlahan, maka saat ini Kabupaten Pelalawan telah berhasil keluar dari predikat ketertinggalan tersebut.

Dikatakan bupati, ketertinggalan tersebut saat itu dilihat dari lima indikator yang masih sangat lemah yakni permasalahan pelayanan kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya bidang pendidikan, infrastruktur desa, rendahnya rasio elektrifikasi dan meningkatnya angka kemiskinan.

Pendekatan pembangunan yang dilakukan adalah dengan penguatan sistem inovasi, di mana dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melaksanakan 5 langkah utama terkait dengan penguatan sistem inovasi. Langkah tersebut yakni mengembangkan ekosistem kreatifitas dan inovasi daerah, mengembangkan klaster industri unggulan daerah, membangun kawasan teknopolitan, berkembangnya bisnis dan industri inovatif, meningkatkan pemenuhan air bersih, energi bersih, transportasi hijau, dan teknologi informasi serta lingkungan yang berkualitas.

Melalui pendekatan pembangunan tersebut, maka saat ini Kabupaten Pelalawan telah menunjukkan perkembangan yang cukup memukau. Dimana geliat ekonomi di kabupaten yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kampar ini terus mengalami kemajuan. Pembangunan infrastruktur di daerah yang memiliki motto Tuah Negeri Seiya Sekata ini, juga sangat cepat, begitu pula dengan perkembangan pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor lainnya.

"Jadi, dengan Inovasi, maka kita terus menggelorakan semangat dan aktifitas berinovasi serta semangat dan aktifitas pembaharuan dalam upaya percepatan penanggulangan permasalahan pembangunan yang dihadapi di kabupaten Pelalawan. Pasalnya, inovasi dipercaya dapat memberikan terobosan-terobosan pembangunan, mewujudkan efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya, mengatasi keterbatasan anggaran, serta mendorong adaptasi terhadap globalisasi. Selain itu, inovasi juga diarahkan pada memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat, perubahan mindset dan pola kerja pembangunan, serta peningkatan disiplin dan motivasi kerja masyarakat dan aparatur," beber HM Harris.

HM Harris juga mengungkapkan, bahwa melalui visi 2016-2021 yaitu "Inovasi Menuju Pelalawan EMAS" yang merupakan singkatan dari Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera, maka Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus berkomitmen untuk kemajuan pembangunan Pelalawan. Sedangkan makna dari visi tersebut adalah pembangunan yang didorong oleh upaya, gerakan dan prakarsa inovatif menuju kabupaten Pelalawan yang mandiri dalam ekonomi, aman dan sejahtera dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam mewujudkan visi tersebut, ada tujuh program prioritas, salah satunya program Pelalawan Inovatif. Di mana Program Pelalawan Inovatif merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam meningkatkan daya saing daerah melalui pendekatan inovatif dengan membangun kawasan ekonomi baru yang mengintegrasikan industri bernilai tambah tinggi dengan pusat riset dan perguruan tinggi yang disebut Kawasan Teknopolitan Pelalawan sebagai simpul dari Jaringan Inovasi Pelalawan, Riau dan Sumatera.(ZoelGomes)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Viral Kata Corona Ada dalam Ayat Alquran? Ini Penjelasannya
Corona, Singapura Beri Pekerja Informal Rp11 Juta per Bulan
Chevron Terapkan Bekerja Jarak Jauh
6 Pekerjaan Paling Berbahaya dengan Gaji Tak Sepadan
12.107 PNS Pemprov Riau Bekerja di Rumah Gegara Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad