Home  / Pemerintahan
Keluhkan Pembangunan Waterboom, Seklur Palas Sebut Belum Ada Laporan Warga
Selasa, 12 November 2019 | 13:11:08
fin/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) warga RT 02 RW 06 Keluràhan Palas Kec. Rumbai mengeluhkan pembangunan wahana permainan air (waterboom) di wilayah mereka. Pasalnya, sejak pihak pengelola melakukan penggalian parit dua minggu lalu, akses menuju rumah mereka terganggu.

Sebagaimana dikeluhkan warga Jalan Mawar RT 02 RW 06 Palas. Ia mengatakan, pada dasarnya dirinya tak keberatan  jika pengelola membangun waterboom diatas lahan miliknya.

Hanya saja sambung Sinehe, sang pemilik lahan, RA seharusnya memikirkan dampak terhadap pemukiman warga sekitar. Dimana sejak dilakukan penggalian parit dua minggu silam, akses di kediaman mereka seolah terisolasi.

Keluhan serupa juga diungkapkan Sama Bl. Ia mengatakan, sejak dilakukannya penggalian parit, kediaman mereka terus banjir bercampur bau air limbah yang berasal dari rumah penduduk sekitar.

Sama BL mengatakan, akibat keterisolasian rumah mereka, kendaraan miliknya terpaksa ditumpangkan ke rumah warga yang terbebas dari banjir.

Ketua RT 02 Lumanti Sitohang yang dikonfirmasi masalah itu, membenarkan keluhan warga  tersebut.

Ia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Ketua RW 06 Parluhutan Sihotang, agar kegiatan pembangunan waterboom tersebut distop sementara.

Hanya saja RA selaku pengelola sekaligus pemilik lahan sekitar setengah hektar itu, kini sedang diopname karena sakit, ujar Lumanti.

Dikonfirmasi terpisah, Seklur Palas Andri Saputra mengaku, pihaknya sejauh ini belum mengetahui pembangunan waterboom tersebut.

"Kalau masalah itu kami belum tahu karena belum ada laporan masyarakat. Bapak datang kesini barulah kami tahu bahwa ada keluha warga disana. Nanti kami lapor dulu sama pak Lurah untuk kemudian dilakukan pemanggilan kepada ketua RW-nya", ujar dia singkat saat dikonfirmasj, Selasa (12/11/19). (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Maknai Hari Juang TNI AD, Prajurit TNI Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kampung Sipias
Gubri: Pembangunan Harus Dirasakan Manfaatnya Bagi Masyarakat
Dua Warga Rokan IV Koto Dilaporkan Tertimbun Longsor, Tim Lakukan Pencarian
Sejarah Keakraban Warga Solo dengan Olahan Daging Anjing
Ratusan Warga Kabun Ultimatum PT Padasa Patuhi SK Kemenhut RI 2013

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad