Home  / Pemerintahan
Peletakan Tiang Pancang Pertama,
Duri Islamic Center Bakal Termegah di Pesisir Riau
Sabtu, 13 April 2019 | 17:16:53
Humas Pemkab Bengkalis
Foto: Bupati Bengkalis Amril Mukminin foto bersama usai peletakan tiang pancang pertama tanda dimulainya pembangunan Duri Islamic Center (DIC), Jumat 12 April 2019.
BATHIN SOLAPAN, riaueditor.com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin membuktikan janjinya membangun fasilitas keagamaan Duri Islamic Center (DIC) di Jalan Lingkar Barat, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. DIC adalah cikal bakal menjadi ikon peradaban Islam di Kabupaten Berjuluk Negeri junjungan ini.

Bukti itu diwujudkan Bupati Amril Mukminin dengan dilakukan peletakan tiang pancang pertama tanda dimulainya pembangunan Duri Islamic Center (DIC), Jumat 12 April 2019 serta menjadi bukti sejarah kerja nyata pemerintah.

"Duri Islamic Center merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan karena hal tersebut tertuang dalam salah satu dari tujuh prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari visi dan misi Kabupaten Bengkalis, yakni pengembangan budaya dan agama," kata bupati Amril dalam sambutanya.

Amril Mukminin menambahkan, Semua ini merupakan bukti sejarah atas kerja nyata dan komitmen pemerintah bersama masyarakat dalam merealisasikan visi dan misi yang telah dicanangkan mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia.

"Sejak saya mencalonkan diri sebagai kepala daerah Kabupaten Bengkalis, harapan besar saya ingin mewujudkan Kabupaten Bengkalis ini sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia. Dan hari ini, bersama-sama kita lakukan pemancangan perdana tiang pancang pembangunan Duri Islamic Center," tutur Amril Mukmini diiringi tepuk tangan tamu undangan.

Disamping itu, Amril menambahkan Duri Islamic Center ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan karena hal tersebut tertuang dalam salah satu dari tujuh prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari visi dan misi Kabupaten Bengkalis, yakni pengembangan budaya dan agama.

"Idealnya, hari ini kita tidak melakukan pemancangan perdana DIC, namun kita juga melakukan tanda dimulainya 13 program strategis Kabupaten Bengkalis yang tersebar di empat pusat kegitan pembangunan, meliputi gerbang utama, Gerbang Laksamana, Gerbang Pesisir dan Gerbang Permata. Ini bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis pembangunan merata dan berkeadilan tanpa pilih kasih," jelas Amril Mukminin.

Kehadiran Duri Islamic Center (DIC) yang bakal dibangun di Jalan Siak Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, juga bakal menjadi yang termegah di kawasan Pesisir Riau. "Jika DIC sudah selesai dibangun akan menjadi salah satu icon pusat wisata religi di Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau, bahkan kawasan Sumatera," ungkap Amril.

Sesuai rencana pembangunan DIC akan menelan biaya sebesar Rp400 milyar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis. Setelah hampir 17 tahun proses pembebasan lahan, rencana besar untuk mewujudkan DIC akhirnya dapat direalisasi pada tahun 2019. Hal ini ditandai dengan pemancangan tiang pertama pembangunan DIC. Sesuai rencana DIC mampu menampung 10.000 Jemaah. Selain untuk tempat beribadah, juga akan akan digunakan kegiatan keagamaan.

Adapun fasilitas yang bakal tersedia di DIC yakni bangunan masjid dilengkapi 4 menara dan menara besar, kemudian plaza masjid, museum, area parkir, shofa, gedung serbaguna, kios komersial, parkir bus, toilet umum, mini market, multimedia dan perpustakaan, sekolah terpadu, terdiri dari TK/Paud, Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Kantor pengelolaan, pusat kajian Islam dan perpustakaan, guest house putra dan putri, serta fasilitas penunjang diluar bangunan, yakni gerbang masuk, Taman iqro/syariah, maniatur Ka’bah dan kolam hias, kebun dan pembibitan ikan, serta menara air.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Hadi Prasetio, pekerjaan pembangunan ini dilakukan dengan tiga tahap, yakni tahap pertama dilaksanakan oleh PT Luxindo Putra Mandiri selama 240 hari kerja dengan biaya sebesar Rp38,41 miliar.

Adapun dengan kegiatan awal, meliputi pekerjaan land clearing dan cut in fill pembersihan lahan, pekerjaan struktur bawah terdiri dari tiang pancang, pondasi, sloof dan kolom, tanah timbun dan pekerjaan jalan masuk menggunakan material best sepanjang ± 400 meter.

Tahap kedua diperkirakan menelan biaya sebesar Rp150 miliar, yaitu penyelesaian struktur balok dan lantai, atap serta penyelesaian secara arsitektur dari bentuk bangunan masjid. Untuk tahap ketiga meliputi penyelesaian arsitektur dan kaligrafi serta fasilitas penunjang lainnya.

Bangunan DIC terdiri dari dua lantai. Yakni lantai I difungsikan untuk kegiatan pengelola dan fasilitas umum lainnya. Sedangkan lantai II untuk kegiatan ibadah dan fasilitas pengajian dan ruang pengelola kecil untuk fasilitas penunjang.

"Kita juga menyediakan open space ruangan terbuka untuk menunjang kegiatan di luar kegiatan masjid itu sendiri dengan ketinggian Menara induk mencapai ± 99 meter," ungkap Hadi Prasetiyo.

Pemancangan perdana DIC dihadiri Dandim 0303 Kabupaten Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetyo, Kapolres Kabupaten Bengkalis Yusup Rahmanto, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dapil Mandau-Pinggir Fransisca Sinambela, Ibra Teguh, Staf khusus Bupati Bengkalis Isa Selamat, dan ketua Tim pengerak PKK Kabupaten Bengkalis ibu Kasmarni.(inf/humas)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
7 Rumah dan 5 Toko di Kecamatan Mandau Dilalap Si Jago Merah
Sempena HPNS ke-13, SMAS Cendara Duri dan SMPN 8 Pinggir Harumkan Bengkalis
Ragam Manfaat di Balik Nikmatnya Durian
Dispora Pekanbaru Wacanakan Stadion di Kawasan Sport Center Tenayan Raya
Mantapkan Pembangunan DIC, Bupati Amril Lakukan Pertemuan Dengan Konsultan Labora Karya

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad