Home  / Pemerintahan
Kabar Pelantikan Eselon II Pemkab Pelalawan Menyeruak, Supriyanto: Belum Maksimal
Rabu, 9 Januari 2019 | 21:08:06
Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Supriyanto,SP
PELALAWAN, riaueditor.com - Berhembus kabar pelantikan pejabat struktural eselon II di lingkungan Pemkab Pelalawan akan segera digelar pada pekan depan,meski kabar ini sudah santer terdengar sebelum digelar pelantikan eselon III dan IV pada penghujung tahun Senin (31/12/2018) malam lalu. 

Riaueditor.com mencoba menggali informasi kabar tersebut.Walhasil dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan berkemungkinan besar digelar namun tetap tergantung dari kesiapan tim pansel dan rekomendasi dari KASN pusat.

Tak hanya sekedar kabar pelantikan, penempatan sejumlah pejabat di sejumlah OPD juga hangat diperbincangkan.Berbagai spekulasipun bermunculan.

Terkait pelantikan pejabat struktural eselon II dilingkungan Pemkab Pelalawan,Wakil Ketua I DPRD Pelalawan Supriyanto,SP politisi PDIP angkat bicara. Tegas dirinya menyebutkan bahwa pejabat eselon II selevel Kepala OPD dinilai belum maksimal.  

"Saya secara pribadi menilai belum maksimal. Makanya dari dulu sampaikan jika memilih pejabat yang bisa bekerja dengan pimpinan. Pondasi dan kerangka kerjanya sudah sangat jelas sesuai yang tertuang RPJMD 2016-2021. Kalau pejabatnya saja tak sinkron sama pimpinan atau Bupatinya banyak program yang hanya sekedar berjalan ranpa menghasilkan manfaat yang nyata terutama di tengah-tengah masyarakat. Terlebih lagi apabila program kerja sama sekali tak berjalan," ucapnya. 

Dikatakannya, hasil evaluasi dari setiap pejabat oleh pimpinan maupun tim seleksi akan sangat menentukan.  Pimpinan harus mengedepankan kualitas pejabat terpilih. Sehingga, roda pemerintahan bisa berjalan maksimal sesuai dengan yang diharapkan. 

"Jangan sampai orang-orang yang diangkat itu tidak memenuhi kualifikasi kriteria yang dibutuhkan oleh jabatan tersebut," paparnya. 

Dilanjutkannya, proses mutasi pejabat harus diiringi dengan indikator penilaian yang jelas dan transparan. Instrumen evaluasi tersebut akan dijadikan tolak ukur untuk menilai berhasil tidaknya kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"BKD atau Baperjakat harus memiliki instrumen bahwa seseorang itu bisa mendapatkan promosi jabatan, semisal sukses atau berhasil dalam melakukan kerja-kerja dalam lingkup organisasi sebelumnya. Begitu juga dengan demosi, ada indikator yang menyebutkan bahwa dia gagal mendapatkan sesuatu. Nah, itu semua harus ada instrumennya," jelasnya. 

Indikator tersebut, kata Supriyanto, juga untuk menguatkan bahwa langkah melakukan adalah murni untuk menggenjot program pemerintah yang masih terbengkalai. Sehingga, keputusannya tidak disalah tafsirkan oleh pihak-pihak tertentu. 

Apalagi menurut dia, masih banyak persoalan ditubuh pemerintah kabupaten pelalawan yang belum terselesaikan semisal masalah perkebunan yang banyak belum memiliki izin,infrastruktur,pendidikan,sampah dan drainase, PAD tak maksimal,pelayanan kesehatan,  perizinan, adminduk dan lain-lain sebagainya.

"Kita berharap roda pemerintahan berjalan lebih baik sesuai harapan masyarakat. Kalau informasi ke Saya pelantikan akhir bulan ini tapi kalau benar minggu depan tentu semakin cepat semakin baik," tutupnya. (zoel)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Setneg RI Ingatkan Protokol Pelantikan Gubri dan Wagubri Tidak Ada Kesalahan
Hadiri Pelantikan Himbas Medan, Suyatno: ‘Tuntutlah Ilmu Keluar, Tapi Bawa Kembali ke Rohil’
Semarak Tour de Sawah II Bungaraya 2019
Ini Pesan Syamsuar Ketika Hadiri Pelantikan DPD LVRI 2018
Bupati Bengkalis Lantik Sebelas Kades Kecamatan Bengkalis Dan Bantan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad