Home  / Pemerintahan
Bupati Wardan Minta Disdukpencapil Lakukan Standarisasi Indikator Kemiskinan
Rabu, 15 Maret 2017 | 17:31:42
afs/riaueditor.com
Bupati Wardan Minta Disdukpencapil Lakukan Standarisasi Indikator Kemiskinan.
INHIL, riaueditor.com - Bupati Inhil, HM Wardan meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) melakukan standarisasi indikator kemiskinan sebagai acuan yang dapat digunakan secara umum.

Hal ini mengingat sampai sejauh ini sering terjadi kesimpang-siuran data menyangkut angka kemiskinan rill, khususnya di Kabupaten Inhil. 

"Memang tidak dapat dipungkiri, indikator kemiskinan ada berbagai macam sehingga penyimpulan terhadap angka kemiskinan pun menjadi variatif. Peran Disdukpencapil dalam pengumpulan data masyarakat miskin dengan indikator yang baku tentu menjadi sebuah keharusan untuk menghindari kesimpang-siuran data," ujar Bupati Wardan kepada awak media di sela kegiatan Forum Komunikasi Publik, Senin (13/3/2017).

Wardan mencontohkan, antara data rilisan Badan Pusat Statistik Kabupaten Inhil dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Tembilahan terdapat perbedaan.

"Hal tersebut terjadi karena terdapat indikator yang berbeda dari dua lembaga mengenai angka kemiskinan. Dimana BPS mengacu pada hasil survey di lapangan, sedangkan BPJS berpedoman pada jumlah peserta yang mendaftarkan diri sebagai Penerima Bantuan Iuran. Sehingga, angka kemiskinan membengkak," pungkasnya.

Lebih lanjut Wardan mengungkapkan, kasus membengkaknya angka kemiskinan seperti yang terjadi di BPJS Tembilahan, disebabkan oleh banyaknya masyarakat ‘mengaku miskin’ yang mendaftarkan diri sebagai Penerima Bantuan Iuran.

"Makanya, nanti dari Disdukpencapil harus ada indikator-indikator yang tepat, indikator yang akurat dalam penghitungan angka kemiskinan, dalam estimasi masyarakat rentan miskin dan sebagainya," tutup Wardan. (Advetorial)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
‘Andini, Tamparan Kemiskinan buat Kita Semua’
Potret Kemiskinan, Nenek & Kakek di Karawang Ini Hidup di Gubuk Reyot
Said Syarifuddin: Lembaga PAUD Harus Kedepankan Kualitas Sesuai Standar Nasional
Angka Kemiskinan Tinggi, Aparat Hukum di Nisel Dinilai Lemah
Wabup Siak Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan Daerah

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad