SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H
Home  / Parlemen
Gegara Tak Tahu Gaji Guru Bantu, DPRD Riau Hardik Kadisdik
Senin, 12 April 2021 | 21:08:46
Anggota DPRD Riau, Kasir ST
PEKANBARU, riaueditor.com - Sekitar 40 orang perwakilan guru bantu se-Provinsi Riau mendatangi Gedung DPRD Riau. Mereka mempertanyakan honor guru bantu Pendidikan dasar (Dikdas) yang tak kunjung dibayar 4 bulan terakhir.

Kedatangan mereka diterima oleh Wakil ketua komisi V DPRD Riau Soniwati didampingi anggota Sulastri, Kasir, Marwan Yohanis, Sunaryo dan Ramos Teddy Sianturi diruang komisi V DPRD Riau.

Menariknya, Kadisdik Riau Zul Ikram yang ikut dihadirkan pada kesempatan itu, tak tahu berapa nilai honor guru bantu Dikdas saat sesi dialog dengan anggota dewan. Alhasil, pejabat eselon II Pemprov Riau yang sudah 10 bulan menjabat itu, langsung dihardik oleh salah satu anggota komisi V DPRD Riau, Kasir ST.

"Ini bahaya Pak Kadis. Sebagai tangan kanan pak Gubernur tak tahu berapa gaji guru di Dikdas, ini kelewatan. Meski ada perbedaan seharusnya pak Kadis mengerti. Apa yang pak Kadis ucapkan ini sama halnya dengan ucapan pak gubernur. Karena pak Kadis lah perwakilannya," hardik anggota komisi V DPRD Riau, Kasir ST saat hearing yang dipimpin wakil ketua komisi V DPRD Riau, Soniwati, Senin (12/4/21).

Politisi asal partai Hanura DPRD Riau itu mengingatkan, masalah gaji karyawan saja diurus pemerintah dan wajib sesuai UMR. Sedangkan Disdik Riau sendiri seolah-olah tak peduli dengan honor yang diterima oleh guru bantu yang notabene dibawah naungan pemerintah langsung.

"Kami juga menaungi Dinas Tenaga Kerja. Tapi tenaga guru yang notabene berpendidikan S1. Bahkan ada S1 yang menerima gaji Rp 2 juta. Ada yang Rp 2,5 juta. Jadi pak Kadis, momentum ini ayok sama-sama kita perjuangkan. Minimal pendapatan guru ini sesuai lah dengan kehidupan layak", imbau Kasir.

Sebelumnya saat pemaparan di depan komisi V DPRD Riau, Zul Ikram menyebut untuk urusan guru Pendidikan Menengah (Dikmen) tidak ada masalah termasuk soal gaji. Karena langsung diurus Disdik Provinsi Riau. Sementara Dikdas kewenangannya ada di kabupaten/kota dan proses penggalian lewat DPKAD Provinsi Riau.

"Untuk gaji yang diterima kawan-kawan guru Dikdas ini, angkanya saya tak tengok berapa pak. Saya tak pegang datanya secara administrasi. Sebab saya ini baru juga di Disdik ini," ucap Zul Ikram yang dilantik Gubernur Riau pada 15 Juni 2020 lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil ketua komisi V DPRD Riau Soniwati membenarkan Kadisdik Riau dihardik oleh Kasir ST.

"Iya, seharusnya selaku tangan kanan Gubernur, seharusnya pak Kadisdik tahu berapa nilai honor yang diterima guru bantu. Masa beliau ngak tahu, dia sudah 10 bulan menjabat lho", ucapnya.

Sementara mengenai gaji guru honor Dikdas yang belum dibayar 4 bulan terakhir terang Soniwati, Kadisdik berjanji akan menelusuri letak permasalahannya.

"Kalau guru bantu Pendidikan Menengah itu ndak ada masalah. Karena langsung ditangani oleh Disdik Riau. Sedangkan yang Dikdas itu tentunya melalui kabupaten/kota. Dan ini yang akan ditelusuri. Kemungkinan karena mekanisme saja sehingga terjadi keterlambatan", ucap politisi asal fraksi PDIP DPRD Riau tersebut. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Syamsuar Heran Bantuan Sembako Perusahaan Kok Dipolemikkan
Rumah Yatim Berikan Program Bantuan THR Dai untuk Para Mubaligh Pekanbaru
Rumah Yatim Bagikan Program Bantuan Zakat Fitrah untuk Keluarga Prasejahtera Kota Pekanbaru
Rumah Yatim Bagikan Parcel Lebaran untuk Yatim Dhuafa di Pekanbaru
DPRD Riau Desak Kadisdik Riau Tuntaskan Honor Guru Bantu Sebelum Lebaran

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter