UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / Parlemen
DPRD Riau Jadwalkan Ulang RDP dengan PT DPN
Kamis, 18 Februari 2021 | 18:10:08
fin/riaueditor.com
Foto: RDP Komisi II DPRD Riau dengan PT DPN pada 13 Juli 2020 silam
PEKANBARU, riaueditor.com - Mangkir dari undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (17/2/21), DPRD Riau berjanji akan menjadwalkan ulang pemanggilan PT. Duta Palma Nusantara (DPN). Oleh karena itu perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut, diminta hadir pada RDP berikutnya.

"Kemarin pada RDP itu hampir semua instansi terkait hadir kecuali PT DPN. Yaitu, Kehutanan, Perkebunan, Kanwil BPN maupun dari Pemkab Kuasing. Demikian juga dengan Bupati", ujar anggota Komisi II DPRD Riau Manahara Napitupulu SH, Kamis (18/2/21).

Dari diskusi tersebut kata Manahara, khusus di desa Siberakun  bahwa HGU PT DPN jatuh tempo pada 2018. Akan tetapi pada 2005 sudah mengurus perpanjangan. Dan itu memang dibolehkan oleh regulasi.

Kemudian tutur Manahara, pada 2017 sudah didaftarkan di BPN. Sementara masyarakat disana menuntut bagian. Dimana dalam kawasan tersebut terdapat tanah ulayat dan hutan adat masyarakat.

"Pemkab Kuansing mencatat, memang ada 650 hektar lahan masyarakat yang ada dalam HGU yang diterbitkan. Jadi oleh karena itu kita minta PT DPN agar melepaskan secara tulus kebun masyarakat itu", ujarnya.

Terkait parit yang memutus akses masyarakat di dalam kawasan kebun maka karena PT DPN tak hadir, aparat pengambil kebijakan diminta mengambil tindakan terutama dari pihak Kepolisian.

"Iya dalam waktu dekat ini kita akan undang lagi PT DPN. Saat ini komisi II tengah menjadwalkan ulang untuk mengundang mereka. Mudah-mudahan dari PT DPN, nantinya dihadiri oleh pengambil kebijakan, bukan lagi penasehat hukum", harap Manahara. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kabur, Bos Bursa Kripto di Turki Bawa Aset Nasabah Rp 29 Triliun
Iptu Razali: Polisi Teladan yang Bertekad Wujudkan Tanggungjawab Tugas Untuk Masyarakat
PT Adei Pecat Karyawan Tanpa Bayar Hak, Soniwati: Ini Bentuk Penjajahan Nyata di Negeri Ini
Hadapi Terorisme, Indonesia Bisa Adaptasi Strategi CTAP Selandia Baru
25 tahun Kuasai Tanah Ulayat Suku Sakai, Datuk Raja Puyan Gugat PT MII

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter