Home  / Parlemen
RDP Komisi II dengan PT MPP dan Pedagang Tertutup
Fathullah Beralasan Antisipasi Keributan Pedagang
Senin, 17 Februari 2020 | 15:37:36
eza/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Meski soal kepindahan pedagang Ramayana Tread Center (RTC) sudah di intruksikan oleh PT Makmur Papan Permata (MPP) sudah bisa berangsur pindah ke lokasinya, dan ditetapkan kepindahan pedagang sejak 21 Februari mendatang pedagang sudah bisa masuk ke Ramayana.

Diakhir waktu kepindahan pedagang ke RTC, Komisi II lagi-lagi melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT MPP dan perwakilan pedagang. Namun ada yang janggal kali ini RDP dilakukan malah tertutup. 

Saat wartawan meliput agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dengan PT Makmur Papan Permata (MPP), salah seorang staff publikasi DPRD yang bertugas di depan pintu, mencegat awak media.

"Maaf bang, rapat tertutup," Kata salah seorang petugas, Faisal, kepada wartawan, Senin (17/02/2020).

RDP yang digelar Komisi II ini dipimpin oleh Ketua Komisi II, H Fatullah didampingi wakil ketua Komisi, Arwinda Gusmalina sekretaris komisi, Dapot Sinaga, serta anggota Komisi, Eri Sumarni, Roem Diani Dewi, David Marihot Silaban, Munawar Syahputra dan M Sabaruddi.

RDP Komisi II DPRD Kota Pekanbaru sebelumnya sudah terjadwal di bagian Publikasi dan Protokol. Dari agenda rapat yang tersebut, 4 Komisi yang ada di DPRD Kota Pekanbaru dijadwalkan serentak secara bersamaan termasuk Komisi II yang mengundang PT MPP dengan Ramayana.

Menyikapi tertutupnya rapat yang dilakukan Komisi II DPRD Pekanbaru ini, Ketua Komisi II H Fathullah mengaku tidak ada merahasiakan sesuatu. Pihakya hanya mentolerir persoalan pedagang yang saat ini ada dua kubu tidak terjadi keributan.

"Kita sama-sama tahu berunding dengan orang pasar ginana. Jadi rapat dilakukan terturup hanya sematan mencegah keributan, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dengan tujuan tidak ada lagi muncul permasalah baru tingkat pedagang," kata Fathullah.

Lain hal disampaikan oleh Legal Menager internal Lowyear PT MPP Pekanbaru, Defri mengatakan toko yang akan ditempti pedagang didalam sudah bisa ditempati walau belum sempurna 100 persen selesai sesuai adanya surat setelah tanggal 21 februari ini pedagang sudah berada didalam RTC.

"Selain itu kita juga membenahi eksternal termasuk didalamnya jalan lingkungan, parkir sehingga diharapkan sebelum puasa kita sudah bisa soft opening dan pedagang sudah bisa berada di dalam karena panen pedagang ini ada di puasa dan lebaran. Apalagi RTC ini berada di kawasan tertib lalu lintas," katanya. 

Defri juga mengaku RDP dilakukan juga melibatkan Pedagang Pemilik Kanto/Ruko dan pedagang pemilik KTBH artinya pedagang yang memiliki toko didalam dan memiliki ruko. Ini termasuk didalamnya 800 orang. Datanya yang sudah melakukan pembayaran dengan PT MPP ada 200 pemilik lunas 100%, 30 % dalam pelunasan dan 70% kita sudah memfalisilitasi dengan kredit KUR BNI yang suku bunga 6% saat ini sedang berjalan dan sedang dalam pengikatan. 

"Mereka akan lukukan pengikatan setelah pedagang berada didalam. Jadi apa lagi. Tapi kita tetap menunggu soal pembongkaran bolanya ada di Pemko dan sudah ditindaklanjuti oleh Satpol PP dan kami sifatnya menunggu saja pak," tegasnya. 

Ditanya pertikaian dari 2 kubu pedagang yang saat ini menjadi persoalan, Defri menegaskan dari Pedagang Pemilik Kanto/Ruko dan pedagang pemilik KTBH yakni pedagang yang memiliki toko didalam dan memiliki ruko sudah siap untuk pindah. (eza)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satpol PP Periksa Suhu Tubuh Pengunjung MPP dan Disdukcapil
HUT Mal Pelayanan Pekanbaru, Tjahjo Kumolo Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik Pemko Pekanbaru
HUT MPP Pekanbaru ke-1, Menpan-RB Resmikan Layanan Dukcapil
Besok Puncak HUT MPP Sekaligus Peresmian Gedung Disdukcapil
Mobil Pedagang Tepung Bakso di Bakar di Kampar, Korban Hilang

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad