Home  / Parlemen
Warga Ngadu ke Komisi I, Pembangunan Pasar Induk Dibilang Bikin Banjir
Senin, 2 Desember 2019 | 16:19:51
eza/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Tak tahan menghadapi situasi banjir yang diakibatkan Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, sejumlah warga dan Ketua RW 11 Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan mengadu ke Komisi I DPRD Pekanbaru, Senin (2/12).

Ketua RW 11, Firdaus mengharapkan langkah cepat, mengingat situasi dilokasi pembangunan Pasar Induk kian memburuk. Pasalnya jalan dan pemukiman sebelumnya tidak pernah menghadapi situasi yang terjadi saat ini, karena sejak pembangunan itu jalan dan rumah jadi banjir.

"Tidak pernah kita menghadapi banjir seperti ini. Dan ini sudah terjadi beberapa bulan belakangan. Kalau tidak segera diselesaikan, kita takutkan warga habis kesabaran," ucapnya.

Firdaus menduga banjir lebih diakibatkan oleh proses penimbunan yang sedang dilakukan pihak pengembang Pasar Induk.

"Sebelumnya dibatas tembok jalan dan warga ada parit, namun sekarang parit itu ditimbun, ini yang kita sesalkan," benernya.

Firdaus juga menyentil sikap pengembang yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungan yang terlihat kotor dan semeraut saat ini.

"Wilayah kita ini dulunya pernah mendapat penghargaan sebagai RW terbersih, namun sekarang tidak sesuai harapan lagi. Di pagar seng batas pembangunan pasar banyak ilalang dan rumput yang mengganggu pemandangan. Makanya hari ini kita putuskan ke DPRD," tegasnya.

Mendapati keluhan warga, Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Doni Saputra mengaku akan segera memanggil Disperindag dan pihak pengembang Pasar Induk untuk menindak lanjuti.

"Insya Allah besok kita panggil pihak berkompeten. Karena memang dari tinjauan kita sebelumnya ke lokasi ada dugaan salah pengkajian dalam pembangunan pasar induk," katanya.

Politisi PAN ini juga mengharapkan warga tidak gegabah dalam mengambil sikap untuk menangani persoalan di wilayah mereka.

"Kita minta bersabar, kita pasti akan tindak lanjuti. Namun, memang ada mekanisme yang harus kita jalankan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya. (Eza)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Wartawan Jenguk Warga Miskin Derita Sakit Kanker di Kecamatan Ujung Batu
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bantu Warga Panen Padi di Tapal Batas
Ternyata, UAS Merindukan Penyair
Prajurit TNI Yonif 125/Simbisa Ikut Membantu Proses Pemakaman Warga
Ketua DPRD Jepara Meninggal, Positif Covid-19 dan Diabetes

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter