Home  / Parlemen
Dewan Desak Kadiskes Aktifkan Pustu Palas
Jumat, 8 November 2019 | 19:20:25
fin/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) kota Pekanbaru M. Amin MSi, diminta segera mengaktifkan Puskesmas pembantu (Pustu) Kelurahan Palas Kec. Rumbai. Pasalnya, sejak dibangun Pemko beberapa tahun silam, Pustu yang berada di Jalan Damai tersebut, tak kunjung dioperasionalkan.

Desakan itu disampaikan anggota DPRD kota Pekanbaru  Krismat Hutagalung STh, menanggapi keluhan warga terhadap pelayanan kesehatan    di wilayah itu saat melakukan reses di RT 01 RW 08 Palas Rumbai, Jumat (08/11/19).

Ia mengatakan, sebagai unit pelayanan kesehatan di wilayah yang lebih kecil, Pustu diharapkan dapat melaksanakan pelayanan kesehatan sebagaimana  dilakukan puskesmas.

Menurut wakil ketua Komisi I DPRD Pekanbaru itu, pelayanan kesehatan di Kelurahan Palas sangat minim. Untuk itu, Pustu tersebut harus segera diaktifkan.

"Orang berpikir membuat Pustu itu untuk pelayanan kesehatan. Saya akan cari tahu  nanti kenapa sampai Pustu itu tak beroperasi. Yang tidak ada itu apa, tenaga medis tidak ada, atau obat-obatan tidak lengkap, atau seperti apa", ucap Krismat.

Ia mengaku prihatin atas kondisi pelayanan kesehatan masyarakat. Pasalnya jika berobat ke rumah sakit, selain jauh juga mahal. Disisi lain kalau menggunakan BPJS juga  iuran yang dibayar masyarakat cukup besar.

Terkait aspirasi infrastruktur yang disampaikan warga, pihaknya berjanji akan memperjuangkan.

Hanya saja ucap pria berdarah Batak kelahiran Pekanbaru itu mengakui, dalam waktu dekat tidak bisa direalisasikan, masyarakat harus sabar. Alasannya, masa penganggaran sudah lewat. Namun demikian, semua usulan tersebut ditampung dan nantinya akan dijadikan prioritas.

Sementara terkait masalah lapangan kerja, Krismat menghimbau masyarakat agar  merubah paradigma lama yang hanya bisa menerima. Melainkan mampu menciptakan sesuatu.

"Saya kira ada yang salah cara berpikir kita, terkhusus anak-anak muda. Saya siap berdiskusi dengan mereka terutama bagi yang baru menamatkan pendidikan.  Bagaimana cara menciptakan lapangan kerja tanpa harus bekerja di perusahaan", ungkap politisi Hanura tersebut.

Sementara itu, reses yang dihadiri puluhan warga Kelurahan Palas di Jalan Sahabat itu berlangsung secara kekeluargaan.

Aspirasi didominasi usulan perbaikan infrastruktur jalan, saluran drainase, pendidikan kesehatan, dan bantuan sosial pemerintah yang dinilai kerap salah sasaran, sebagaimana diungkapkan salah satu warga,  Sihotang. (fin)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Jadwal Operasional Kelurahan Palas Dipertanyakan
LAM Tidak Bisa Diintervensi: Kalau Terbukti Bersalah, Gelar Adat Firdaus akan Dicabut
Lagi, GMP2R Desak LAMR Pekanbaru Cabut Gelar Adat Walikota Firdaus MT
BPJS Kesehatan Nonaktifkan 4,68 Juta Peserta, Ini Konsekuensinya
Ke Kanada Disaat Warga Dirundung Asap, Mahasiswa Desak LAM Cabut Gelar Firdaus

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad