Home  / 
Verifikasi Hot Spot, Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/Kpr Lintasi Sungai Dan Laut
Sabtu, 22 Februari 2020 | 08:47:50
Koramil 15 / KK
PELALAWAN - Keseriusan antisipasi dan penanggulangan terjadinya bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kuala Kampar kembali ditunjukkan oleh Tim Patroli Karhutla Gabungan yang terdiri dari perwakilan Koramil 15/Kuala Kampar dipimpin oleh Serda Hendra Gunawan, Polsek, Satpol PP dan MPA dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan verifikasi terhadap Hot Spot yang muncul pada citra satelit di Aplikasi Lapan Fire Hot Spot, Sabtu (22/02/2020).

Pada Aplikasi Lapan Fire Hot Spot muncul tanda Hotspot dengan tingkat confidence 58% di koordinat  034'08.8"N 10258'24.1"E

Selanjutnya Tim Patroli Gabungan mempersiapkan peralatan pemadaman portable dengan menggunakan Speedboat milik kecamatan dan speedboat khusus kanal bergerak melintasi laut di Perairan Kuala Kampar, Sungai Kampar dan masuk melalui kanal menuju lokasi koordinat hotspot.

Setelah tiga jam melakukan penelusuran jalur air dan dilanjutkan dengan jalan kaki diketahui lokasi berada di Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Kab. Pelalawan - Riau pada areal perkebunan Akasia salah satu perusahaan swasta.

Hasil pengecekan dan verifikasi Hotspot sesuai koordinat bahwa pada lokasi tersebut tidak ditemukan adanya Titik Api (Fire Spot), yang ada dilokasi adalah kebun Akasia yang baru tanam berumur dua bulan, dimana sebagian lokasi masih didominasi tanah kosong.

Danramil 15/Kuala Kampar Kapt Arh Aswin Sembiring menjelaskan "untuk melakukan cehgah dini Karhutla Tim Patroli Karhutla Gabungan selalu melakukan pengecekan atau koordinasi dengan pihak terkait dan pihak perusahaan apabila muncul Hotspot di wilayah."

Selanjutnya Danramil menyampaikan "Hotspot yang muncul pada citra satelit tidaklah selamanya Firespot atau Titik api, karena itu perlu dipastikan ke lapangan. Di wilayah Desa Serapung beberapakali muncul Hotspot yang bukan Firespot (Titik Api), kita memperkirakan akibat naiknya suhu tanah pada siang hari sehingga terdeteksi satelit sebagai Hotspot. Setiap terdeteksi Hotspot kita wajib melakukan pengecekan dan pencegahan dini".

Di akhir wawancara Danramil menyampaikan dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya Karhutla pada peralihan musim ini dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena adanya kosekwensi hukum terhadap pelaku pembakaran. (*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Dukung New Normal, Hotel-Hotel di Riau Siap Jalankan Protokol Kesehatan
Gerebek Pesta Narkoba di Hotel Polisi Amankan 2 Pasangan
ABG Tewas di Kamar Hotel Wisata Bengkalis Diduga karena Over Dosis
1.700 Hotel Setop Operasi, Dijual Pun Tak Laku
Corona Bikin 8,1 Juta Pegawai Hotel & Restoran RI Dirumahkan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad