Home  / 
Gelar Demo di Polda Riau, GMRB Desak Polisi Segera Usut Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
Rabu, 13 Januari 2021 | 18:17:38
riaueditor
Sihol Pangaribuan mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019
PEKANBARU, riaueditor.com - Sejumlah mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Riau Bersih (GMRB) menggelar aksi demo di depan Polda Riau Jalan Pattimura Pekanbaru, Rabu (13/1/2021).

Mereka meminta kejelasan serta keseriusan Polda Riau dalam menangani dugaan perambahan hutan yang menyeret nama mantan anggota DPRD Bengkalis, Sihol Pangaribuan.

Dalam orasinya koordinator lapangan GMRB, Muhammad Eko Saputra menjelaskan, Sihol Pangaribuan diduga merambah hutan dan telah menjadikannya perkebunan kelapa sawit seluas 500 hektare di wilayah Desa Buluh Manis Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau. 

"Saat ini umur kelapa sawit tersebut sekitar 8 tahun. Kebun itu juga tidak mengantongi izin dari Kementrian. Malah ada juga dugaan pencucian uang yang dilakukan oleh mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2014-2019 itu," paparnya.

Kasus ini sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Riau tepatnya kepada pihak Ditreskrimsus. Sementara dalam perjalanannya, pihak kepolisian juga telah memeriksa Sihol Pengaribuan pada 9 September 2020 lalu.

"Dengan dugaan tersebut maka terlapor diduga melanggar pasal 17 ayat (2) huruf a,b,c dan d jo Pasal 92 ayat (1) huruf a jo pasal 93 ayat (1) huruf a dan huruf b undang undang 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Kemudian pasal 2 ayat (1) huruf w jo Pasal 3 Undang Undang No 8 tahun 2010 tentang pencucian uang dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang seri a, pasal 2 ayat (1) Undang Undang No 31 tahun1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," terangnya.

Terkait hal ini GMRB mendukung Ditreskrimsus Polda Riau untuk menangani kasus mantan anggota DPRD Bengkalis priode 2014-2019 itu sesuai yang di laporkan dikarenakan perbuatan tersebut adalah perbuatan melawan hukum dan merugikan Negara.

Mereka juga meminta Polda Riau lebih responsif dan serius untuk menangani laporan yang melibatkan terlapor tersebut.

"Kita minta Polda Riau segera memberikan kejelasan hukum kepada saudara Sihol Pangaribuan yang diduga melawan hukum serta merugikan Negara. Kita juga minta Polda Riau segera tersangkakan dan tahan Sihol Pangaribuan yang diduga telah melakukan perambahan hutan dan merugikan Negara. Kami atas nama Gerakan Mahasiswa Riau Bersih ( GMRB ) mendukung secara penuh pihak Ditreskrimsus Polda Riau untuk menangani perkara ini secara transparan dan seadil-adilnya tanpa adanya indikasi tebang pilih," ujarnya.

"Oleh karena itu, kami atas nama Gerakan Mahasiswa Riau Bersih ( GMRB ) akan mengawal kasus ini hingga tuntas," imbuhnya lagi.

Pernyataan sikap dari GMRB itu diterima langsung oleh Kapolsek Limapuluh, Kompol Sanny Handityo. "Suratnya sudah saya terima dan akan saya sampaikan ke pimpinan," terangnya.

Sementara, Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi saat dikonfirmasi mengatakan laporan yang dilayangkan ke pihaknya namun sifatnya hanya aduan masyarakat.

"Laporan memang ada tapi sifatnya aduan dari masyarakat. Yang bersangkutan juga sudah pernah diperiksa," tandasnya. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Unjuk Rasa di Kejati Riau, AMMK Minta Indra Gunawan Eet dan Tajul Mudaris di Tahan
Pakar Hukum: Kerumunan di Maumere Bukan Pidana, Wajar Kalau Laporan Warga Ditolak
Indroyanto Seno Adji: Kerumunan di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana
Rapat Paripurna DPRD Riau Batal Digelar
Ditreskrimsus Polda Riau dan Bank Indonesia Lakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter