Home  / 
31 Tahun KSU Rejosari, Dari Modal Rp 94.500 Hingga 6,9 Milyar
Rabu, 6 Februari 2019 | 14:15:59
istimewa
PEKANBARU, riaueditor.com - Kerja keras wujudkan koperasi sehat, KSU Rejosari dari modal awal 94.500 saat ini total aset mencapai Rp 11 Milyar lebih yang disampaikan pada saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku yang berakhir 31 Desember 2018.

Koperasi KSU Rejosari yang didirikan 12 April 1988 dengan jumlah anggota 18 orang, simpanan pokok Rp 5.000, simpanan wajib Rp 250, total modal awal Rp. 94.500 dengan pinjaman yang diberikan maksimal Rp.20.000. Sekarang di usia 31 tahun telah memiliki total asset Rp 6.9 M, 2 bidang tanah dan 1 buah gedung yang dibangun dengan dana hibah dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Anggota. 

Saat ini jumlah anggota koperasi KSU Rejosari berjumlah 320 Orang, dengan simpanan wajib Rp. 10.000. dan pinjaman maksimal 250 juta dengan NPL 1 persen.

Menurut ketua koperasi KSU Rejosari, Hj Elwi Spd mengatakan, keberhasilan yang dicapai tidak semudah membalikan telapak tangan, membutuhkan perjuangan yang luar biasa untuk membangun KEPATUHAN terhadap PERINSIP Koperasi. 

Melalui kebijakan berupa peraturan yang sudah kita mufakati menjadi komitmen yang harus ditaati oleh semua anggota seperti, kepatuhan terhadap Keanggotaan dengan system penjamin anggota lama dengan tujuan menghindari resiko, dan permodalan system simpanan khusus.

Untuk menciptakan penguatan modal menuju koperasi mandiri kedua system ini terbukti menjadi senjata ampuh untuk menyamakan persepsi anggota dan penguatan modal.

Seiring perkembangan teknologi "IT" koperasi KSU Rejosari mudah diakses melalui internet sehingga viral di dunia usaha perkoperasian, sehingga membuat orang ingin mengetahui lebih dekat melalui studi banding seperti Diklat Baso, peserta sepama se Sumatra dari Provinsi Aceh, Palembang, Bengkulu, Sumatera Barat dan Riau sendiri. DPRD Kepulawan Bintan, Dinas Koperasi dan UKM kota Pasuruan, Jawa Timur. Koperasi KSP sejahtra Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singigi. Perguruan Tinggi dianntaranya UNRI, UIR, STIE Persada Bunda. Lembaga surfer pusat Jakarta, BPKP Provinsi Riau, dan lainya.

Penguatan modal KSU Rejosari terwujud karena adanya pembinaan dari pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru, Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Provinsi serta Kementrian Koperasi Republik Indonesia melalui LPDB, KSU Rejosari mendapat kepercayaan pinjaman sebanyak 3 milyar rupiah, dan Insya Allah Desember 2019 lunas.  

Hj Elwi mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan kepercayaan pinjaman, semoga KSU Rejosari kedepannya tetap diberikan kepercayaan dan insya Allah akan melunasinya tepat waktu.

Kepala dinas Koperasi dan UMKM kota Pekanbaru, H Idrus mengatakan, koperasi harus bisa meningkatkan usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan seluruh anggota Koperasi. H Idrus memberi apresiasi kepada koperasi KSU Rejosari dengan adanya rapat rutin anggota setiap tahun yang dikategorikan menjadi koperasi sehat.

Saat ini di kota Pekanbaru banyak berdiri Koperasi, namun banyak pula yang mati suri, apabila 2 tahun koperasi tidak melaksanakan RAT maka Kementrian Koperasi dan UMKM mengambil tindakan tegas untuk membubarkan Koperasi yang bersangkutan. 
Keberhasilan KSU Rejosari dalam meningkatkan perekonomian ini dapat menjadi contoh bagi koperasi lainya di kota Pekanbaru dan di Provinsi Riau.

Sementara Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau yang diwakili Kabid Koperasi, H Irianto SE MM mendukung penuh usaha yang telah dicapai KSU Rejosari yang berdampak baik untuk mensejahterakan anggotanya yang notabenya mereka pengusaha UMKM yang ada di kota pekanbaru. Dia berharap kepada pemerintah pusat bisa meluncurkan kembali anggaran untuk koperasi KSU Rejosari agar cepat terwujud kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Saat ini kita melihat pertumbuhan koperasi di provinsi Riau meningkat tajam, namun banyak koperasi koperasi yang mati suri bahkan tidak berjalan lagi. Dirinya meminta kepada pengurus koperasi-koperasi yang ada di provinsi Riau bisa belajar di Koperasi KSU Rejosari dimana koperasi ini sangat sehat dengan piutang kemacetan (NPL) hanya 1 persen.

Untuk mewujudkan rasa syukur Pengurus KSU Rejosari memberikan santuan kepada 31 anak yatim yang ada di lingkungan kelurahan Bambu Kuning dan kelurahan Rejosari.(*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kapuspen TNI: Pengurus Koperasi Perlu Inovasi dan Terobosan
Dituduh Tutupi Kasus Kejahatan Seksual Uskup AS, Paus Fransiskus Diminta Mengundurkan Diri
Para Korban Minta Paus Tindak Tegas Pelaku Pelecehan Seksual di Gereja Katolik
Seriuskah Vatikan Menangani Kasus Kekerasan Seksual Para Imamnya?
Kopkar Halliburton Duri Raih Koperasi Berprestasi Kabupaten Bengkalis 2018

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad