Home  / Nasional
Alert Ridwan Kamil! Jabar Rekor Penambahan Kasus Covid-19 RI
Kamis, 9 Juli 2020 | 22:18:03
Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
JAKARTA - Penambahan pasien positif Covid-19 kembali menembus rekor tertinggi dalam satu hari, sehingga total kasus di RI telah menembus 70.000. Kementerian Kesehatan mencatat ada penambahan 2.657 kasus baru sehingga total positif Covid-19 mencapai 70.736 orang.

Juru Bicara Pemerintah khusus Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pasien sembuh bertambah 1.066 orang sehingga total sembuh 32.651 orang. Adapun penambahan meninggal 58 orang sehingga total pasien meninggal 3.417 kasus.

Penambahan kasus tertinggi di Jawa Barat sebanyak 962 orang. Ini menjadi rekor tertinggi penambahan kasus harian di provinsi ini, sekaligus tertinggi di Indonesia. Penambahan ini karena adanya klaster baru penularan Covid-19 Jabar, ada 1.262 kasus di Secapa Bandung Jawa Barat.

Rekor penambahan kasus harian tertinggi sebelumnya dipegang oleh Jawa Timur.

"Seluruh komplek ini kita lakukan isolasi dan karantina dan kita larang pergerakan orang masuk dan keluar komplek, pengawasan ini dilakukan secara ketat oleh Kodam III Siliwangi," kata Yurianto, Kamis (09/07/2020).

Dia juga memastikan tidak akan terjadi penularan di luar komplek karena ada penjagaan ketat karantina kewilayahan bisa maksimal sesuai standar internasional. Di luar klaster tersebut, penambahan tertinggi berikutnya yakni Jawa Timur yang kini menjad epicentrum corona di RI.

Jatim mencatatkan penambahan kasus baru sebanyak 517 orang, sehingga totalnya mencapai 15.484 orang, sementara kasus sembuh menjadi 263 orang sehingga totalnya 5.582 orang, dan kasus meninggal bertambah 23 orang menjadi 1.125 kasus.

Penambahan kasus tertinggi berikutnya adalah DKI Jakarta, sebanyak 284 orang sehingga totalnya 13.488 orang. Sementara pasien yang sembuh bertambah 221 orang menjadi 8.645 orang, dan penambahan kasus meninggal 6 orang sehingga totalnya 671 kasus.

Selanjutnya Sulawesi Selatan dengan penambahan 130 orang menjadi 6.488 orang, dengan tambahan pasien sembuh sebanyak 189 orang menjadi 2.446 orang. Kemudian kasus meninggal bertambah 4 orang, menjadi 209 orang. Kemudian Sulawesi Utara juga mencatatkan penambahan tertinggi kelima, dengan penambahan 126 orang sehingga totalnya 1.468 orang. Kemudian tambahan pasien sembuh sebanyak 27 orang menjadi 356 orang, dan 1 kasus meninggal menjadi 95.

Selain DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan yang menjadi perhatian pemerintah dan fokus kontak tracing yang agresif, Jawa Tengah juga mencatatkan penambahan yang signifikan setiap harinya. Hari ini Jateng mencatatkan penambahan kasus 120 orang, menjadi 5.203 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 30 menajdi 1.717 orang, dan tidak ada tambahan kasus meninggal.

"Penambahan kasus di luar klaster, karena kurang disiplin pakai masker. Penularan penyakit ini dari droplet orang sakit dan ada yang ukurannya kecil, dan cukup lama hilang dari lingkungan pada wilayah yang tertutup, hal ini membuat mikro droplet ini melayang-layang dalam waktu cukup lama makanya gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan pada sabun," jelas Yurianto.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ahli Respons Ma`ruf Amin Sebut Pesantren Klaster Baru Corona
Temuan Corona di Klaster Secapa AD Diawali Ketidaksengajaan
KSAD: 1.280 Kasus Corona di Secapa, 101 di Pusdikpom Cimahi
Klaster BRI Pekanbaru Bertambah Tiga Orang Lagi Positif Covid-19
Gugus Tugas Lakukan Tracing Klaster BRI Pekanbaru

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter