Home  / Nasional
Terapkan Zero Growth, Sri Mulyani Bakal Pangkas 7.188 PNS-nya
Senin, 6 Juli 2020 | 14:14:08
Foto: CNBC Indonesia
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di bawah arahan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan melakukan reformasi Sumber Daya Manusia (SDM).

Pengelolaan SDM dibuat optimal untuk mewujudkan SDM yang adaptif dan techology savy.

Bahkan, Kemenkeu berencana menerapkan kebijakan minus growth mulai tahun 2020 ini dengan tidak merekrut secara sporadis CPNS.

"Proyeksi kebutuhan SDM aparatur Kementerian Keuangan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dihitung dan disusun secara hati-hati berdasarkan ketentuan yang berlaku, memperhatikan arah kebijakan nasional di bidang pengelolaan SDM aparatur dan kondisi existing SDM Kementerian Keuangan," jelas Kemenkeu dalam Rencana Strategis Kemenkeu 2020-2024 seperti dikutip CNBC Indonesia, Senin(6/7/2020).

Total pegawai Kemenkeu per 1 Januari 2020 adalah sejumlah 82.451 orang.
Baca: Pengumuman! Tarif Cukai Rokok Bakal Naik (Lagi)

Berdasarkan unit eselon I, pegawai Kemenkeu terbanyak berada di Direktorat Jenderal Pajak, yaitu sejumlah 46.468 orang atau 56,35% (lima puluh enam koma tiga lima persen) dan terbanyak kedua adalah pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sejumlah 16.909 orang atau 20,5% (dua puluh koma lima persen).

"Proporsi dalam generasi adalah sebanyak 25% (dua puluh lima persen) generasi Z, 40% (empat puluh persen) generasi Y, 29% (dua puluh sembilan persen) generasi X, dan 6% (enam persen) generasi Baby Boomer."

Diproyeksikan pada tahun 2024 mendatang, dengan mempertimbangkan proyeksi pegawai pensiun, berhenti, dipekerjakan, dan diperbantukan, jumlah pegawai generasi milenial (generasi Y dan Z) Kemenkeu akan mencapai 69% (enam puluh sembilan persen) dari total pegawai di tahun tersebut.

Untuk itu disusun proyeksi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur Kementerian Keuangan tahun 2020-2024.

Proyeksi tersebut disusun dengan asumsi sebagai berikut:

a. Arahan Menteri Keuangan untuk menerapkan kebijakan minus-growth mulai tahun 2020;

b. Pelaksanaan moratorium rekrutmen CPNS umum dan lulusan PKN STAN pada tahun 2020-2024;

c. Proyeksi pegawai keluar dihitung melalui prediksi pegawai yang memasuki batas usia pensiun (BUP) dan pegawai keluar non pensiun sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan. Jumlah prediksi pegawai BUP berdasarkan pada data per Januari 2020;

d. Pemenuhan pegawai baru tahun 2020 berasal dari rekrutmen umum tahun 2019;

e. Kecukupan anggaran dan sarana prasarana pendukung lainnya.

"Berdasarkan perhitungan, diperoleh proyeksi kebutuhan SDM Kementerian Keuangan tahun 2020-2024 dengan asumsi minus growth sebesar -1,2% (minus satu koma dua persen) s.d. -2,2% (minus dua koma dua persen) per tahun dan proyeksi jumlah pegawai Kemenkeu pada 31 Desember 2024 sejumlah 75.263 orang."

"Dengan rata-rata penurunan jumlah pegawai per tahun yang diharapkan adalah sebesar minimal 800 s.d. 1.800 orang," tulis Kemenkeu lagi.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Belum 100 Persen, Pencairan Gaji ke-13 Dilakukan Bertahap
Sudah Ditandatangani Jokowi, Gaji ke-13 Cair Senin Besok
Sri Mulyani Siap Bagikan Duit bagi Karyawan Bergaji di Bawah Rp5 Juta
Gaji ke-13 PNS Cair Pekan Depan, Ini Besarannya
1,6 Juta PNS Bakal Dimutasi ke Desa, Kamu Sepakat?

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter