Home  / Nasional
DPRD Siak Desak PT KSI Agar Patuhi Kesepakatan Dengan Masyarakat Kampung Rantau Panjang
Kamis, 4 Juni 2020 | 16:52:00
istimewa
KOTO GASIB - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak mendesak PT Kurnia Samudra Indonesia (KSI) agar mematuhi kesepakatan antar perusahaan dengan masyarakat Kampung Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. Kesepakatan itu, berupa hasil tuntutan warga selama ini ke perusahaan garam industri tersebut.

"Kemarin masyarakat bersama perusahaan telah membuat kesepakatan, untuk itu patuhi kesepakatan itu," kata ketua komisi IV DPRD Siak Robi Cahyadi,  Rabu (3/6).

Robi mengatakan, sejauh ini ia mendapat kabar bahwa kesepakatan itu belum sepenuhnya dipatuhi perusahaan.

"Belum semuanya dipenuhi, namun saya dapat informasi masyarakat sudah menyurati pihak perusahaan terkait kesepatakan itu," kata Robi mengutip mandiripos.com.

"Mereka menuntut janji yang mereka buat bersama masyarakat," tutur legislator asal Kecamatan Koto Gasib itu.

Robi juga mengatakan, jika tuntutan masyarakat tersebut tidak dipenuhi perusahaan, maka pihaknya akan menggiring persoalan tersebut ke ranah DPRD.

Sebelum ini, Robi bersama sejumlah anggota DPRD Siak melakukan sidak, namun sidak tersebut urung dilaksanakan karena perwakilan perusahaan tidak mengizinkan wakil rakyat tersebut masuk ke dalam wilayah perusahaan, karena beralasan pimpinan perusahaan tidak berada di tempat.(*)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Shalat Jumat di Masjid Al-Falah Kampung Paluh, Alfedri Ingatkan Jamaah Patuhi Protokol Kesehatan
Cegah Klaster Pemilu Tahun 2020, KPU Bengkalis Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Gubri Imbau Kepala OPD Terkait Sistem Kerja Pegawai Masa Adaptasi Baru
Tuntut Kembalikan Lahan dan Ganti Rugi Tanaman yang Dirusak, Masyarakat Desa Lalang Kabung Demo PT RAPP
Warga Gondai dengan Karyawan PT NWR Anak Perusahaan RAPP Kembali Bentrok

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter