Home  / Nasional
DMI Serukan Buka Masjid untuk Ibadah Lima Waktu dan Jumatan
Selasa, 2 Juni 2020 | 05:03:26
(ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Masjid. Ilustrasi.
JAKARTA - Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengeluarkan surat edaran berisi seruan untuk kembali membuka masjid, yang sempat ditutup karena pandemi virus corona.

DMI menyerukan masjid dibuka untuk ibadah salat wajib lima waktu dan Salat Jumat. DMI memberikan beberapa catatan, agar pengurus masjid tetap menjalankan protokol kesehatan dan mengikuti perkembangan informasi mengenai Covid-19.

Dalam salinan yang diterima CNNIndonesia.com, Surat Edaran tersebut bernomor 104/PP-DMI/A/V/2020 tentang Edaran ke-III dan Jamaah dalam The New Normal. SE tersebut diterbitkan untuk merespons SE Menteri Agama No SE 15/2020 dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 14/2020 yang semuanya menyangkut pelaksanaan peribadatan di masa pandemi Covid-19.

"Membuka masjid untuk jamaah baik salat wajib lima waktu maupun Jumatan," salah satu petikan seruan dalam SE yang disampaikan Senin (1/6).

Surat Edaran DMI ini ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang, ranting, dan DKM/Takmir Masjid seluruh Indonesia. Surat ditandatangani Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekretaris Jenderal Imam Adduruqutni.

Dalam surat tersebut, DMI meminta agar keselamatan jamaah menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, masjid harus memberlakukan protokol kesehatan dalam menghadapi virus corona.

"Jaga jarak minimal 1 meter antar-jamaah, kenakan masker dari rumah, bawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan," bunyi edaran tersebut.

Selain itu, DMI juga meminta agar pengurus masjid setempat untuk menggulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau musala dengan karbol dan disinfektan, serta menyiapkan hand sanitizer atau sabun untuk para jemaah.

DMI turut mengimbau para takmir masjid memanfaatkan pengeras suara masjid sebagai media siar yang efektif untuk informasi penting dan bersifat darurat terkait cegah-tangkal Covid-19. Masjid, dalam seruan DMI, juga meminta untuk menerima zakat, infaq, demi peningkatan imunitas warga sekitar.

"Memperkuat motto memakmurkan dan dimakmurkan masjid," lanjut seruan tersebut.

Bunyi seruan terakhir, DMI kembali mengingatkan agar jemaah yang sakit, baik batuk dan demam untuk tidak ikut beribadah secara jemaah di masjid.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Meski Zona Kuning Daerah Boleh Buka Destinasi Wisata dengan Sejumlah Syarat
Masjid Istiqlal Berencana Gelar Sholat Idul Adha
Untuk Provinsi Riau Belum Ada Arahan Pusat Ponpes Kembali Dibuka
Aspers Panglima TNI Buka Rakornisjarah TNI TA 2020
Kerajaan Arab Mulai Buka Ekonomi, Bagaimana dengan Umroh?

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter