Home  / Nasional
Bagaimana Keputusan Arab Saudi soal Penyelenggaran Haji 2020? Ini Kata Kemlu
Rabu, 27 Mei 2020 | 22:47:24
(Foto: Khaleejtimes/AFP)
Ribuan umat Islam menunaikan salat di Masjid al-Haram, Makkah, Arab Saudi (ilustrasi).
JAKARTA - Wabah virus corona telah membuat sejumlah agenda penting di dunia dalam serbaketidakpastian, termasuk penylenggaraan ibadah haji. Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI  (Kemlu), Achmad Rizal Purnama menuturkan, Pemerintah Arab Saudi sampai hari ini belum mengambil keputusan apa pun terkait pelaksanaan Haji 2020.

Informasi tersebut diperoleh berdasarkan komunikasi Kemlu RI dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, maupun dari perwakilan RI yang ada di Jeddah dan Ibu Kota Riyadh.

"Memang kita tahu Pemerintah Saudi telah membentuk komite tingkat tinggi yang dipimpin Raja Salman sendiri untuk memutuskan hal ini (ibadah haji). Namun, sampai hari ini keputusan belum dikeluarkan," tutur Rizal dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Meski Arab Saudi telah melonggarkan aturan karantina wilayah sebagai respons atas pandemi Covid-19, Rizal menyatakan bahwa relaksasi tersebut belum mengarah ke keputusan penyelenggaraan haji tahun ini. Relaksasi itu mencakup pembukaan kembali masjid-masjid di Arab Saudi, kecuali di Makkah, mulai 31 Mei mendatang.

"Namun, protokol kesehatan akan tetap diterapkan ketat, 20 menit sebelum azan masjid baru dibuka, dan 20 menit setelah shalat akan ditutup kembali," kata Rizal.

Sementara itu, Kementerian Agama berharap Pemerintah Saudi segera memberi kepastian mengenai keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji. Menurut Juru Bicara Kemenag, Oman Fathurahman, informasi kepastian penyelenggaraan haji sangat penting mengingat waktu pelaksanaan rukun Islam kelima itu semakin dekat.

Selain itu, Kemenag harus melakukan beragam persiapan untuk penyelenggaraan haji seperti transportasi, konsumsi, akomodasi, kesehatan, dan hal terkait lainnya.

"Informasi mengenai kepastian penyelenggaraan ibadah haji menjadi penting bagi kami dalam menyiapkan kebijakan serta peraturan yang diperlukan apabila haji akan dilaksanakan atau tidak dilaksanakan pada tahun ini," ujar Oman.

Arab Saudi akan mulai mengurangi pembatasan pergerakan dan perjalanan pekan ini, setelah lebih dari dua bulan memberlakukan langkah-langkah ketat untuk menahan laju penyebaran virus corona. Pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap, yang berpuncak pada diakhirinya jam malam mulai 21 Juni, kecuali di Mekkah.

Namun, ibadah haji dan umrah, yang menarik jutaan jamaah Muslim dari seluruh dunia ke negara itu, akan tetap ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Espanyol Perpanjang Rapor Buruk Messi di Liga Spanyol
PPP Janji Tak Usung Calon Kepala Daerah Eks Pecandu Narkoba
Berikut Syarat jika Ingin Mengikuti Haji Tahun Ini
Penyebab Lloris dan Son Bertengkar di Laga Tottenham vs Everton
Tjahjo Kumolo Pastikan Tak Ada Seleksi CPNS 2020

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter