Home  / Nasional
Polisi Tak Masalah Ormas Minta THR ke Perusahaan: Kalau Memaksa dan Memukul Baru Pidana
Kamis, 14 Mei 2020 | 12:11:57
(Foto: ilustrasi/Okezone)
Tunjangan hari raya.
JAKARTA - Waktu jelang Hari Raya Idul Fitri sering dimanfaatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk meminta tunjangan hari raya (THR) ke perusahaan. Polisi tak mempermasalahkan hal tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan hal tersebut boleh dilakukan selama tidak menyertai unsur pidana. Seperti pemaksaan atau pemukulan.

"Yang jadi masalah kalau minta THR ke pengusaha tapi memaksa dan memukul, itu baru pidana," ucap Yusri di Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Yusri menegaskan perusahaan juga boleh memberikan atau menolak pengajuan THR sesuai kemampuannya saat ini. Dia pun meminta ormas legawa jika perusahaan tak memberikan agar suasana tetap kondusif.

"Selama ada prinsip take and gift tak masalah, kalau ada pemaksaan dan penyerangan yang menuju pidana beda masalahnya," kata Yusri.

Selain itu Yusri juga menegaskan ormas tak boleh melakukan pungutan liar (pungli) agar mendapatkan THR. Menurutnya semua bentuk pungli dilarang.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Buruh Minta Upah Minimum Naik 8 Persen pada 2021
Atasi Banjir, Lurah Palas Minta Bantuan Dinas PUPR
Suami Tak Kerja Gara-Gara Covid-19, Banyak Istri di Indramayu Minta Cerai
Dewan Minta APBD-P 2020 dan APBD 2021 Pelalawan Fokus Pemulihan Ekonomi Masyarakat
AS Diduga Minta Jepang Ikut Larang TikTok Perangi China

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter