Home  / Nasional
Simak! Isi Doa Kebangsaan Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19
Kamis, 14 Mei 2020 | 11:44:17
(BPMI Setpres/Kris)
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi).
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara 'Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan' melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/5/2020).


Saat memberikan sambutan, Jokowi mengingatkan masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, sedang menghadapi ujian dan cobaan sekaligus menjalani masa sulit serta berjuang bebas dari pandemi Covid-19. Kepala negara mengungkapkan virus ini telah menyebar cepat di lebih dari 213 negara. Tidak hanya itu, hampir 4,4 juta orang di dunia terinfeksi virus tersebut.

"Banyak yang terbaring di rumah sakit, banyak yang isolasi mandiri, banyak yang berpulang ke rahmatullah, dan semoga meninggalnya khusnul khatimah, amin. Dan alhamulillah banyak yang diberikan kesembuhan," kata Jokowi.

Menurut dia, dalam menghadapi pandemi ini, tidak boleh ada sikap pesimistis. Semua pihak wajib berikhtiar dan berusaha sekuat tenaga melindungi diri, saudara, dan negara dari penularan virus corona. Sehingga semua bisa terjaga keselamatan jiwa dan raga.

"Untuk bisa selamat, kita harus disiplin berdisiplin dalam menjaga kesehatan, tingkatkan imunitas, disiplin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak yang aman, disiplin memakai masker, disiplin tidak mudik, disiplin bekerja d rumah, disiplin sekolah di rumah dan disiplin beribadah di rumah," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, eks Wali Kota Solo itu mengaku bersyukur karena di tataran masyarakat tumbuh gerakan saling membantu satu sama lain. Solidaritas itu tidak memandang asal suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Bangkitnya rasa kemanusiaan dan bangkitnya rasa persatuan adalah sebuah kekuatan yang menambah keyakinan saya musibah ini akan mampu kita atasi bersama-sama. Selain berdoa, kita wajib lakukan ikhtiar dengan tidak henti-hentinya memohon pertolongan Allah agar rakyat, bangsa, dan negara kita, juga dunia terbebas dari virus ini, agar kita diringkankan, disingkirkan dari segala musibah," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas mengajak semua pihak menundukkan kepala dan merendahkan hati di hadapan Tuhan Yang Maha Pengasih. Tujuannya agar diberikan kesabaran menerima musibah ini dengan lapang dada agar kita semua bisa selamat dan melewati cobaan dengan tenang dan sabar.

"Terakhir, seluruh rakyat Indonesia hilangkan rasa cemas, jauhkan diri dari ketakutan yang berlebihan, hidupkan optimisme, bangkitkan empati, tumbuhkan solidaritas sosial. Ini waktunya kita melihat sekeliling, membantu saudara, tetangga, sahabat, bergotong royong ringankan beban saudara se tanah air. Insya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan membuka jalan. Rakyat indonesia akan bangkit kembali," ujar Jokowi.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Faisal Basri Imbau Tiru Cara SBY dalam Penanganan Corona
Terdapat Waktu Sangat Mujarab Berdoa Hari Jumat, Kapan Itu?
Ahli Epidemi: Lockdown Pilihan Logis saat Pandemi Mencemaskan
Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Awasi Warga
Danrem Merauke Bekali Wawasan Kebangsaan kepada Calon Bintara Prajurit Karier TNI AD

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter