Home  / Nasional
Anggota DPR Sebut Bentrok TNI-Polri Lukai Hati Rakyat
Senin, 13 April 2020 | 08:47:14
(CNNIndonesia/Huyogo Simbolon)
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin.
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyebut bentrok Polri dengan TNI di Distrik Kasonaweja, Memberamo Raya, Papua pada Minggu (12/4) pagi merupakan kejadian yang memalukan.

Hasanuddin mengatakan seharusnya insiden ini tidak terjadi jika semua pihak menahan diri. Apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang menjalani masa sulit di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Insiden ini benar-benar melukai hati rakyat, apalagi dilakukan oleh institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan pembela bangsa kok malah berseteru. Sungguh memalukan," kata Hasanuddin kepada CNNIndonesia.com lewat keterangan tertulis, Minggu (12/4) malam.

Dia meminta TNI-Polri memperketat pengawasan di tingkat bawah. Pengawasan Komandan Kompi dan Komandan Pleton terhadap satuannya menjadi kunci untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.


"Insiden ini segera diredam dan jangan sampai meluas hingga menimbulkan aksi saling membela corps. Segera diproses secara hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Politikus PDIP tersebut.

Terpisah, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Willy Aditya mentayangkan TNI dan Polri melakukan bentrokan untuk kesekian kali. Dia meyakini ada masalah laten yang melatarbelakangi kejadian ini.

Dia mengapresiasi pembentukan Tim Gabungan oleh Polda Papua dan Kodam Cendrawasih. Willy meminta tim tersebut untuk mengusut tuntas dan memperbaiki hubungan dua institusi.

"TNI dan Polri harus mampu menunjukkan diri bahwa garda terdepan sektor keamanan dan pertahanan negara ini bisa bekerja sama dan bahu-membahu menjaga keamanan bersama," ucap Willy kepada wartawan, Minggu (12/4) malam.

Sebelumnya, terjadi bentrokan antara Satgas 755/Yalet dengan Polres Mamberamo Raya di Mamberamo Raya, Papua terjadi sekitar pukul 07.40 WIT, Minggu (12/4).

Insiden itu diklaim terjadi karena kesalahpahaman. Tiga orang polisi tewas dengan luka tembak dalam kejadian itu. Polda Papua dan Kodam Cendrawasih masih mengusut kejadian itu lewat tim gabungan.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Bentuk Perhatian Masyarakat Binaan, Prajurit TNI di Lebanon Kembali Donasikan Obat-Obatan dan APD
KY Pantau Sidang Vonis Kasus Air Keras Novel Baswedan
Panglima TNI Terima Audiensi Purnawirawan TNI
Kapolri Idham Azis: Barbuk Narkoba Bisa Goyang Iman Polisi
Kapolda Riau Berikan Penghargaan Kepada Polisi Berprestasi dan Teladan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter