Home  / Nasional
Menkes: Pasien Meninggal Semarang Idap H1N1, Bukan Corona
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:30:47
(CNN Indonesia/Andry Novelino)
Menkes Terawan Agus Putranto mengatakan pasien meninggal dunia di Semarang bukan akibat virus corona, melainkan flu babi
JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan seorang pasien yang meninggal dunia di Semarang, Jawa Tengah bukan karena positif mengidap virus corona, melainkan flu babi atau virus H1N1.

"Sakitnya H1N1, bukan Covid-19, sudah dipastikan negatif," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Kamis (27/2).

Terawan mengatakan pasien tersebut mulanya memang menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus corona. Misalnya, demam tinggi dan sesak nafas.

Pihak Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang lalu memberikan perawatan khusus. Pasien tersebut juga sempat diperiksa dengan metode Polimerase Chain Reaction (PCR) yang biasa digunakan untuk uji virus corona. Namun, hasilnya negatif.

"Kenapa kita cek dua kali menggunakan PCR, itu untuk antisipasi, dan hasilnya negatif," ucap Terawan.

Pihak rumah sakit juga telah mengirimkan spesimen cairan dalam rongga pernafasan pasien ke balitbang kemenkes untuk uji laboratorium. Namun sebelum hasil uji lab keluar, pasien tersebut dinyatakan meninggal.

"Sehari sebelum meninggal, pasien juga telah melakukan tes SWAB dan sudah dikirim ke litbangkes, hasilnya negatif," ujarnya.

Pihak RS Kariadi Semarang, Jawa Tengah menyatakan ada satu orang meninggal dunia pada Minggu malam (23/2). Dia sempat diduga mengidap gejala terinfeksi virus corona (Covid-19).

Namun, pihak rumah sakit menyebut pasien itu meninggal dunia bukan akibat virus corona. Hasil laboratorium Kementerian Kesehatan menyatakan pasien yang bersangkutan negatif virus corona.

"Minggu 23 Februari pasien meninggal, datanya langsung kita kirimkan ke Litbangkes, dan esoknya yakni Senin, disebutkan bukan karena corona," kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP dr Kariadi, Nurdopo Baskoro kepada CNNIndonesia.com, Rabu (26/2).

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Orang RI Klaim Buat Alat Rapid Test Corona Mandiri Murah
Orang dengan HIV Lebih Kuat Hadapi Virus Corona Dibandingkan Diabetes
Pemerintah Ingin Pakai TB-TCM di Puskesmas Deteksi Corona
IDI soal 2 Dokter Meninggal Dunia: dr Efrizal Positif Corona, Hasil Swab dr Rini Belum Diketahui
Lepas Cemas karena Corona, Lakukan Relaksasi dengan Ibu Jari

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad