Home  / Nasional
Diminta Mundur karena Banjir, Anies Cuma Senyum
Kamis, 27 Februari 2020 | 13:22:43
(CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya tersenyum menanggapi tuntutan mundur dari masyarakat yang tak puas soal penanganan banjir
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menanggapi masyarakat yang menuntutnya mundur karena dinilai gagal menangani banjir. Tuntutan tersebut bermunculan sejak banjir terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada Selasa lalu (25/2).

Sempat terpasang spanduk di kawasan Menteng yang menampilkan wajah Anies dan kalimat 'Banjir Kotanya, Habis APBD-nya, Tertipu Warganya. Mundur Aja deh'.

Aksi bungkam Anies bermula usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks, Parlemen, Jakarta pada Kamis (27/2). Setelah rapat, Anies meladeni permintaan wawancara dari awak media.

Namun Anies hanya menjelaskan kronologi rapat yang membahas Revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Saat wartawan bertanya soal banjir, Anies cuma menjelaskan bahwa itu sudah berlalu.

"Alhamdulillah sekarang ini sudah bisa dikatakan surut. Ada beberapa tempat pengungsian yang masih aktif, biasanya ditempati malam hari karena siang hari warga ke rumah untuk membersihkan," kata Anies di gedung DPR, Kamis (27/2).

Lalu CNNIndonesia.com bertanya terkait tuntutan mundur dari beberapa masyarakat, termasuk spanduk di Menteng. Anies diam. Dia berusaha menerobos barisan wartawan.

"Cukup ya," kata mantan Mendikbud itu.

Di jalan keluar gedung Nusantara I DPR RI, CNNIndonesia.com sempat kembali menanyakan hal yang sama. Namun Anies tak memberikan satu patah kata pun terkait tuntutan mundur tersebut. Dia hanya membalas dengan senyum.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun akhirnya berhasil keluar dari kejaran wartawan. Setelah itu, Anies meninggalkan Kompleks Parlemen dengan mobil dinas.

Sebelumnya, desakan mundur disampaikan beberapa kalangan masyarakat Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tuntutan itu dilayangkan karena Anies dinilai gagal menangani banjir Jakarta.

Pada Rabu (27/2), massa aksi yang menamakan diri Gerakan Rabu Orange melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta. Mereka menuntut Anies lengser dari jabatannya.

Selain itu, ada kelompok warga yang membentangkan spanduk meminta Anies mundur di Jalan Kimia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/2). Spanduk itu mencantumkan foto wajah Anies dan tulisan `Banjir Kotanya, Habis APBD-nya, Tertipu Warganya. Mundur Aja deh`.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubernur Anies: Situasi di DKI Terkait Corona Mengkhawatirkan
Peta Corona Jakarta 27 Maret: 524 Orang Positif, 51 Meninggal
Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat Selama 2 Pekan
Anies Minta Warga Tak Keluar Jakarta dalam 3 Pekan
Alert! Kasus Positif Corona di DKI Jadi 208, 17 Meninggal

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad